kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.859
  • SUN90,98 -0,39%
  • EMAS612.058 0,33%

Kian kreatif, bisnis home decor kian cantik

Minggu, 08 Juli 2018 / 16:05 WIB

Kian kreatif, bisnis home decor kian cantik



Pilih kayu murah dan gampang dicari

Selain desain, pengusaha dekorasi, terutama yang fokus menggarap bahan kayu, juga harus paham soal bahan baku. Terutama, dalam menentukan jenis kayu yang akan dipakai dan kondisi pasokannya.

Tujuannya, agar tak menjadi kendala di kemudian hari, saat pesanan ramai berdatangan. Penentuan bahan baku juga berkaitan dengan harga jual. Sebagai produk pelengkap, tentu konsumen juga memperhitungkan harga jual, plus biaya pengiriman.

Pengusaha pun harus memahami karakteristik kayu yang dipakai. Sebab, pengolahan setiap jenis kayu berbeda-beda. Apalagi, jika produk yang dibuat mempunyai keunikan tersendiri. Misal, ada yang ingin menampilkan serat kayu sebagai keunikan, atau ingin kayu yang lunak dan ringan supaya gampang dibentuk.

Pernak-pernik dekorasi rumah berbahan kayu biasanya dibuat dari kayu pinus atau limbah kayu pallet, mengingat jenis kayu tersebut mudah di dapat dan harganya cukup terjangkau. Namun, selain kedua kayu itu, ada pula beberapa pelaku yang menggunakan bahan baku kayu jati.

Contohnya Rio Tomi Saputra, pemilik My Pine Wood Working ini menggunakan bahan baku kayu pinus atau pallet dan cat air (non bahan kimia) sehingga aman untuk konsumen dan jangkauan anak-anak.

Sedangkan, Rari Radityari, pemilik Wall Arrt Ku lebih memilih menggunakan bahan baku kayu jati dan kayu MDF.  Tak heran jika harga yang dibandrol juga lebih tinggi dibandingkan pelaku usaha lainnya yang menggunakan bahan pallet karena harga bahan bakunya memang lebih tinggi.

Sementara Denis, pemilik Kayon Living memilih untuk menggunakan semua bahan kayu, seperti kayu pinus atau pallet, kayu albasia, maupun jati.

Selain bahan baku, di masa sekarang, pengusaha juga harus punya strategi pemasaran yang tepat. Berbeda dengan perilaku konsumen dulu, kini kaum muda lebih akrab dengan media sosial. Dan, media sosial pun menjadi media tepat untuk berjualan.

Begitu pula dengan ketiga pemain home decor ini. Mereka lebih banyak menggunakan akun Instagram sebagai lapak berjualan. Maklum, di Instagram mereka lebih leluasa untuk memasang foto.

Namun, tak asal memasang foto-foto produk. Mereka juga harus pandai menata lay out produk yang disandingkan dengan barang-barang lainnya. Adakalanya, rumah pun menjadi etalase supaya konsumen bisa juga mendapat inspirasi untuk pemakaian yang tepat.  

Tak jarang pula, para pelaku usaha ini juga mengendors para pemilik rumah yang selama ini punya banyak follower di Instagram. Bahkan, langkah ini sering menjadi cara promosi yang jitu untuk menarik konsumen lainnya.


Reporter: Elisabeth Adventa, Nur Pehatul Janna, Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

INDUSTRI KREATIF

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0034 || diagnostic_api_kanan = 0.0557 || diagnostic_web = 0.2904

Close [X]
×