kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45936,49   -8,95   -0.95%
  • EMAS1.027.000 -0,19%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Kick Avenue Raih Pendanaan US$ 2,9 Juta, Rencana Buka Toko Offline


Sabtu, 21 Januari 2023 / 08:45 WIB
Kick Avenue Raih Pendanaan US$ 2,9 Juta, Rencana Buka Toko Offline


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Marketplace sneakers di Indonesia, Kick Avenue mendapatkan pendanaan baru seri A sebesar US$ 2,9 juta atau sekitar Rp 43,84 miliar. Investor yang menyuntikkan pendanaan ini datang dari marketplace luar negeri, Kream dari Korea Selatan dan Senakerslah dari Malaysia. 

Sebagai informasi, Pendanaan seri A ini biasanya dimulai ketika usaha sudah dimulai dan memiliki produk tetap dan jumlah tertentu. Kick Avenue menarik pembeli maupun penjual untuk aktif menggunakan platformnya lewat bisnis customer ke customer (C2C) dan bisnis ke customer (B2C).

Kick Avenue percaya diri mampu menawarkan variasi produk yang banyak, terutama sepatu sneakers mulai dari brand internasional seperti Adidas, Nike, New Balance, hingga brand lokal seperti Ventela dan banyak lagi. Apalagi, setelah mengamankan pendanaan akhir tahun 2019 dari dari Insignia Ventures Partners, Kick Avenue juga memperluas pasar dengan  meluncurkan kategori luxury.

Dengan pertumbuhan yang konstan sejak berdiri 2017, pada tahun 2022, Kick Avenue menggaet lebih dari 100 juta pengunjung secara online.

Kick Avenue rencananya mengalokasikan suntikan dana dari Kream dan Sneakerslah untuk meningkatkan penjualan dan pembelian customer. Caranya, dengan menghadirkan offline store yang dapat dikunjungi langsung. Harapannya, pelanggan lebih banyak pilihan berbelanja baik offline dan online, dan akhirnya mendatangkan minat pelanggan baru.

“Memastikan kepuasan pelanggan untuk pembeli maupun penjual menjadi tujuan utama kami saat ini dan kami percaya penjualan akan mengikuti dengan sendirinya,” kata Alwin Sasmita, COO Kick Avenue, dalam rilis resminya, Jumat (20/1).. 

CEO Kick Avenue, Christopher Eko menyatakan, berkomitmen menjadi pilihan pasar yang utama dalam pengadaan barang koleksi original di tengah maraknya pemalsuan produk. Dia bilang, perusahaan tetap menggabungkan sumber daya manusia profesional dan teknologi untuk menghilangkan risiko pemalsuan dalam proses transaksi di store

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×