Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.450
  • EMAS665.000 -0,60%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Kipas-kipas peluang gerai sate

Minggu, 26 Agustus 2018 / 10:05 WIB

Kipas-kipas peluang gerai sate

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sate termasuk salah satu menu makanan tenar bagi lidah orang Indonesia. Menu makanan ini bahkan  telah mendunia. Tak heran apabila ragam sate bermunculan. Seperti sate ayam, kambing, kelinci, hingga bagian jeroan dan kulit.  

Penyajiannya pun semakin beragam. Tak cuma memakai nasi atau lontong saja, tapi juga memakai nasi kepal ala Jepang yang disebut onigiri.

Tak heran bila banyak orang yang terjun di bisnis kuliner tersebut. Untuk mempercepat ekspansi usaha, sejumlah pengusaha kedai sate menawarkan program kemitraan usaha. Mulai dari menu sate tradisional hingga yang mengadopsi makanan kekinian yang bertujuan untuk tetap menarik minat konsumen.

Namun, bisnis makanan acap mendapatkan tantangan dalam pengembangannya. Terutama dari pemain baru yang menyajikan hal baru di produk dan gerai makanan.

Melihat hal tersebut, KONTAN akan menyajikan review kemitraan usaha gerai makanan sate yang pernah diulas lebih dari satu tahun yang lalu. Berikut ulasannya:

Raja Sate H Subali

Salah satu pelaku usaha kemitraan sate adalah Muhammad Baihaqi, pemilik Raja Sate H Subali asal Batang, Jawa Tengah. Ia merupakan anak dari Haji Subali. Bisnis sate ini dirintis oleh sang ayah sejak 970 di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, kemudian pindah ke Batang. Raja Sate H Subali mulai menawarkan kemitraan pada Maret 2014.

Saat diulas KONTAN Oktober 2016, Raja Sate H Subali sudah memiliki empat gerai. Tiga gerai milik pribadi yang beroperasi, tersebar di Batang, Sibolga dan Pekalongan. Satu gerai lagi milik mitra di Kendal, Jawa Tengah.

Kini, gerainya bertambah menjadi enam gerai. "Tiga gerai milik mitra," kata  Nanang Akhsim, Manajer Marketing Raja Sate H Subali.

Paket investasi yang ditawarkan masih sama dari tahun 2016, yakni Rp 175 juta. Dengan modal tersebut, mitra akan mendapatkan peralatan masak lengkap, desain dan renovasi interior, bahan baku awal, kerjasama brand, pelatihan karyawan, dan perlengkapan usaha lainnya. Paket  kemitraan usaha tersebut di luar biaya sewa tempat dan pengadaan karyawan.

Kemitraan bisnis ini mengenakan biaya royalti sebesar 5% dari omzet per bulan. Selain itu, mitra juga diwajibkan membeli seluruh pasokan bahan baku ke pusat agar kualitas rasa tetap terjaga

Kini, tawaran kemitraan hanya ditujukan secara personal, bagi calon mitra yang benar-benar serius untuk membuka gerai. "Bila telalu komersial, jatuhnya adalah calon lebih banyak tanya dan jarang yang serius," katanya memberi alasan.

Gerai Raja Sate H Subali  rada berbeda dengan gerai sate lainnya. Menu sate yang ditawarkan terbilang lengkap dan unik yakni mencapai 40 menu. Misalnya menu sate ayam, sate kambing, sate kelinci, sate sapi, sate ginjal, sate torpedo, sate hati kambing, dan lainnya.

Harganya berkisar antara Rp 28.000-Rp 55.000 per porsi. Menu termahal adalah harga sate kambing dan sapi.

Untuk situasi bisnis saat ini, Nanang mengakui bila kondisi kemitraan bisnis sate berjalan lebih lambat dibanding kuliner lainnya. Kendalanya, beragam. Mulai dari calon mitra yang terlalu banyak bertanya tapi belum ada eksekusi, hingga faktor harga paket investasi. "Paket investasi kemitraan kami akui cukup mahal dan membuat calon mitra berpikir dua kali," tuturnya.

Faktor lainnya adalah karena si calon mitra yang mengalami kegagalan bisnis. Meski tahap persiapan menjalankan usaha paket kemitraan sate itu sudah mencapai 80%.

Meski demikian, menurut Nanang, bisnis kuliner sate masih punya tempat tersendiri di lidah masyarakat Indonesia. Bahkan, tiga gerai pusat tak pernah kehilangan pelanggannya. Melihat hal tersebut, pihak pusat berencana menambah gerai sate lagi di Jakarta dan sekitarnya. Dan saat ini masih tahap pencarian lokasi. Sedangkan gerai mitra bakal ada satu lagi di buka yang ada di Demak.


Reporter: Elisabeth Adventa, Puspita Saraswati, Sugeng Adji Soenarso, Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0451 || diagnostic_web = 0.3282

Close [X]
×