Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.578
  • SUN95,67 0,00%
  • EMAS656.000 -0,46%

Kisah Joe yang jatuh hati pada dunia teh

Minggu, 07 Oktober 2018 / 07:45 WIB

Kisah Joe yang jatuh hati pada dunia teh

KONTAN.CO.ID - Berawal dari sebuah riset sederhana untuk bahan tulisan soal teh, Hutomo Joe  tertarik mempelajari dunia teh lebih dalam. Ia memang mencintai dan memiliki minat tinggi untuk menggarap komoditas teh unggulan Indonesia.  

Tak tanggung-tanggung, Joe pun belajar teh sampai ke tiga negara, yaitu Taiwan, Jepang, dan China. Setelah selesai sekolah di luar negeri, dia mencoba buat tulisan soal teh untuk sebuah media di luar negeri.

Dari proses itulah dia jatuh cinta pada dunia teh. "Saya makin tertarik dengan teh. Ternyata menarik juga untuk dipelajari," ungkap Joe.

Dunia teh bukanlah sesuatu yang baru bagi Joe. Sejak kecil ia terbiasa dengan teh. Sang ibu, Suwarni Widjaja adalah seorang master tea yang mengabdikan 35 tahun hidupnya untuk mempelajari seputar teh dan tradisinya.

Kecintaan sang ibu pada teh menulari Joe. Dia bahkan  belajar soal teh, sejarah, dan tradisinya sekitar 10 tahun di Taiwan, Jepang, dan China.

Begitu kembali ke Tanah Air, pria kelahiran 18 Mei ini pun mantap menggarap bisnis teh.  Ia mendirikan Koningsplein Tea Co dan 1 Tea House, tahun 2006.

Koningsplein merupakan kedai teh. Setiap tamu yang datang ke kedai tersebut akan disuguhi tradisi minum teh ala Taiwan. "Kalau tamu tidak banyak, saya sendiri yang biasanya jadi pemandu acara minum teh tersebut," ujarnya.

Di dalam kedai Koningsplein Tea Co, pengunjung akan merasakan sensasi tradisi minum teh ala Taiwan. Tentu dengan kualitas teh premium.

Sedangkan 1 Tea House milik Joe bergerak di bisnis ritel teh. Ia menjadi pemasok teh premium di beberapa hotel bintang lima seperti Pullman, Hyatt dan beberapa restoran di Jakarta dan beberapa kota lain.

"Untuk ritelnya sendiri masih belum banyak karena kami melayani produk teh yang benar-benar premium. Sebulan bisa sekitar 100 kilogram teh premium yang keluar. Kisaran harganya sekitar Rp 100.000-Rp 200.000 per 100 gram," jelasnya. Selain menggarap bisnis ritel, bisnis teh milik Joe melayani suvenir dan cenderamata teh premium untuk acara acara pernikahan, ulang tahun dan lainnya.                              


TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.1291 || diagnostic_web = 0.5641

Close [X]
×