kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Kisah Rosie Pakpahan menjadi jutawan berkat tahu isi pedas (2)


Minggu, 26 Januari 2020 / 21:25 WIB
Kisah Rosie Pakpahan menjadi jutawan berkat tahu isi pedas (2)
Owner Tahu Jeletot Taisi, Rosie Pakpahan.

Reporter: Ratih Waseso | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usaha Tahu Jeletot Taisi yang dirintis Rosie Pakpahan ternyata harus melewati jalan panjang dan terjal untuk sampai pada posisi seperti sekarang. Selain melalui waktu tiga bulan untuk dapatkan formula tepat si tahu isi pedas tersebut, Rosie juga harus menggadaikan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) miliknya untuk mendapatkan modal awal sebesar Rp 10 juta.

"Awal saya ingin ke leasing tapi ditawar murah, eks bos saya mau bantu jadi saya "sekolahkan" STNK motor 
Rp 10 juta," kenang Rosie.
 
Dengan modal tersebut, ia mulai membuat gerobak dan membeli peralatan berjualan tahu. Tak banyak, Rosie mencoba dengan membuat tiga hingga lima papan tahu sehari. Tak disangka jualannya mulai meningkat hingga kini 1.500 tahu sehari.
 
Awal merintis Tahu Jeletot Taisi menjadi saat yang cukup melelahkan bagi Rosie. Ia bahkan mengaku sempat lelah saat menghadapi dagangan yang tak laku dan terpaksa harus dibuang.
 
"Waktu itu saat jualan Tahu Jeletot Taisi, belum dikenal orang, jualan sisa dan terbuang. Sampai-sampai harus membuang bahan baku yang sudah siap di jual. Jadi saya bersama suami pun harus memutar otak segera supaya hal tersebut tidak terulang lagi, sempat merasa lelah dulu itu," kisahnya.
 
Rosie menyebut dirinya cukup akrab dengan kegagalan bisnis sebelum merintis bisnis Tahu Jeletot Taisi ini. Tercatat Rosie membuka sejumlah bisnis antara lain toko sepatu, Alat Tulis Kantor (ATK), pulsa isi ulang ponsel, dan membeli kemitraan usaha yang enggan disebutkan namanya.
 
Meski sudah mencoba tekun dan gigih menggarap bisnis-bisnis tersebut, tapi tetap saja tak berkembang, sehingga mengalihkan usahanya ke bisnis tahu isi pedas.
Menurutnya, bisnis gorengan seperti tahu tak pernah mati. Menurutnya, banyak penjaja gorengan di tepi jalan laris manis menjual produknya. Hal ini membuat dia yakin bahwa bisnis tahu goreng seperti Tahu Jeletot Taisi bakal mendapat respon positif juga dari masyarakat.
 
Meski hanya tahu goreng dengan isian sayur bercita rasa pedas, tapi Rosie bilang dia selalu berupaya memodifikasi menu tahu ini agar pelanggan tidak bosan.
Ketekunan dan kerja keras Rosie kini telah terbayar karena dengan jumlah 457 gerai di seluruh Indonesia, hampir dipastikan produknya sudah dirasakan oleh masyarakat di negeri ini, terutama pecinta tahu.    
 
(Bersambung)




TERBARU

Close [X]
×