kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Kisah sukses Mardiana membudidayakan aneka jenis jamur (1)


Sabtu, 11 Januari 2020 / 10:00 WIB
Kisah sukses Mardiana membudidayakan aneka jenis jamur (1)

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Usaha budidaya jamur yang berkualitas sepertinya tidak akan pernah mati. Bermodalkan bibit jamur akhirnya hasil panen nya juga bisa diolah menjadi berbagai produk jamur seperti keripik jamur. 

Bisnis budidaya jamur ini ditangkap dengan baik oleh Mardiana, pembudidaya jamur asal Desa Simbang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. 

Mardiana mengaku bergelut dengan usaha jamur ini sejak 2010 lalu. Menurutnya, saat memulai sebagai pembudidaya jamur, komoditas ini belum terlalu populer di daerahnya sehingga praktis tak ada pesaing yang berarti. Saat itu, Mardiana membudidayakan berbagai jamur, mulai dari jamur tiram, jamur kuping, hingga jamur merang.

Dengan modal awal sebesar Rp 25 juta, Mardiana pun menjajal bisnis budidaya aneka jamur di desa tempat tinggalnya dan mulai mendapat respon positif seiring berkembangnya bisnis olahan jamur beberapa tahun kemudian. 

"Saya modal nekat aja saat itu tapi punya keyakinan kuat, jalani bisnis jamur ini juga lima tahun saya alami jatuh bangun hingga bisa stabil dan seperti sekarang," jelas Mardiana. 

Sebelum menekuni bisnis budidaya jamur, Mardiana adalah karyawan di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) di Sulawesi Selatan.
Ketertarikannya pada usaha jamur membuatnya melepas pekerjaan ini dan berambisi lewat usaha ini bisa membantu ekonomi orang-orang di desanya.

Totalitas Mardiana untuk masuk bisnis budidaya jamur terlihat dengan upaya kerasnya mempelajari dan melakukan berbagai riset untuk memulai pembudidayaan jamur tersebut selama 1,5 tahun.

Tak sendirian, Mardiana mengajak ibu-ibu di sekitar tempat tinggalnya untuk ikut membudidayakan jamur agar produktif dan memiliki pekerjaan sampingan. 
"Saya juga coba-coba untuk buat website, dan melakukan penyebaran brosur agar bisa cepat dikenal masyarakat," kata Mardiana.

Seiring berjalannya waktu, ia pun mulai memberikan nama pada hasil budidaya nya tersebut dengan label Mushroom Celebes. Mushroom Celebes merupakan produsen Jamur di Makassar yang khusus untuk menjual jenis jamur tiram, jamur kuping dan jamur merang. 

"Jadi di Mushroom Celebes ini saya yang mendistribusikan dan menjual sebagai produk jamur segar yang dipasarkan ke berbagai wilayah," katanya. 

Selain jamur segar yang belum diolah, ia juga memanfaatkan jamur-jamur yang sudah dipanen itu untuk dijadikan nugget jamur dan jamur krispi yang dikirim ke berbagai wilayah. Dengan bisnis jamur ini, Mardiana bisa meraih omzet hingga  Rp 120 juta per bulan.        

 (Bersambung)




TERBARU

Close [X]
×