kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.014,65   8,27   0.82%
  • EMAS955.000 1,06%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Lampaui Target, Startup Diri Care Raih Pendanaan Awal Rp 63,8 Miliar


Kamis, 11 Agustus 2022 / 12:26 WIB
Lampaui Target, Startup Diri Care Raih Pendanaan Awal Rp 63,8 Miliar
ILUSTRASI. Lampaui Target, Startup Diri Care Raih Pendanaan Awal Rp 63,8 Miliar


Reporter: Ignatia Ivani | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Diri Care, perusahaan startup teknologi kesehatan konsumen sukses mendapatkan pendanaan senilai Rp 63,8 miliar pada putaran awalnya.

Adapun investor yang terlibat, seperti East Ventures, Sequoia Capital India dan Southeast Asia’s Surge, dengan partisipasi lanjutan dari angel investor terkemuka, Henry Hendrawan. Alhasil, dana yang dihimpun pun melebih targetnya (oversubcribed).

Co-Founder dan Chief Executive Officer Diri Care, Christian Suwarna, mengungkapkan pendanaan ini akan dialokasikan untuk memperluas akses penawaran Diri Care kepada jutaan pelanggan dan untuk terus meningkatkan kemampuan teknologi platform. Mengingat, Diri Care berkecimpung dalam industri kesehatan konsumen di Indonesia seperti kecantikan dan perawatan pribadi.

Baca Juga: Startup Evo Raih Pendanaan Tahap Awal US$ 600 Ribu yang Dipimpin East Ventures

“Investasi ini menjadi bukti kuat terhadap misi Diri Care dalam merevolusi solusi perawatan kesehatan konsumen dengan menggabungkan teknologi dan ilmu kedokteran bagi konsumen modern. Kami percaya setiap orang berhak mendapatkan perawatan yang terjangkau, berkualitas tinggi, berpusat pada pasien, dan Diri Care membuka jalan untuk mendemokratisasikan akses tersebut bagi semua orang, di mana pun, untuk selamanya,” katanya dalam keterangan rilis pada Kamis (11/8).

Melalui kerja sama ini, Willson Cuaca, Co-Founder & Managing Partner East Ventures mengaku senang bisa menjadi bagian dari Diri Care yang mendukung dalam mengubah masa depan layanan perawatan bagi konsumen secara modern.

"Kami melihat Diri Care sebagai tim berkinerja tinggi yang secara unik memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan model perawatan mereka dengan berbagai layanan dan produk kesehatan konsumen yang revolusioner dalam satu platform digital terpadu,” katanya.

Ia pun juga bilang ini kerja sama ini juga bersamaan dengan pasar kesehatan konsumen Indonesia yang terus berkembang dengan 270+ juta penduduk.

Baca Juga: Stop Bakar Uang dan Gelembung Valuasi, Kini Startup Mulai Mengincar Profitabilitas

Karenanya pada Maret 2022, Diri Care pun terus bertransformasi ke digital dalam platform versi beta. Sejak itu mereka mencatat lebih dari 13.000 konsultasi, tambah pendapatan yang tumbuh sebesar 600%. Diri Care terus meningkatkan platform digital-nya dengan meluncurkan aplikasinya di iOS dan Android dalam waktu dekat.

Seiring dengan perkembangan sektor yang pesat dan Christian memprediksi akan mencapai US$ 9,6 miliar pada tahun 2025. Mengingat, saat ini layanan kesehatan masi terhitung langka di Indonesia sebab hanya terdapat 0.4 dokter per 1.000 orang.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Digital Marketing in New Normal Era The Science of Sales Management

[X]
×