Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.493
  • SUN94,17 -0,23%
  • EMAS659.000 0,61%

Laris manis berdagang ayam mutiara, si idol ayam hias

Kamis, 11 Oktober 2018 / 21:58 WIB

Laris manis berdagang ayam mutiara, si idol ayam hias

Produktivitas ayam tinggi saat musim hujan tiba

Memelihara ayam hias, khususnya ayam mutiara,  gampang-gampang susah. Meskipun tidak membutuhkan perawatan khusus, kandang ayam harus rutin dibersihkan agar tidak mengundang tumbuhnya bakteri dan virus. 
 
Saiful Aziz, pemilik Syae Farm asal Yogyakarta pun menambahkan pasir bersih pada kandangnya sebagai alas. Tujuannya, agar kandang tetap kering sehingga tidak merusak bulu. 
 
Selain itu, kandang harus dibuat dalam ukuran besar sehingga ayam dapat leluasa bergerak. Maklum, ayam mutiara ini cukup aktif dan badannya berukuran besar. Jangan lupa, kandang juga harus mendapat sinar matahari agar tak lembab. 
 
Peternak bisa memberikan campuran bekatul, voer, dan nasi dengan perbandingan 1:1:1. Pemberian pakan ini  dapat dilakukan pada pagi, siang dan sore hari. Selain itu, air minum juga harus diperhatikan ketersediaannya.  
 
"Ayam ini cukup kuat dan tahan penyakit, jadi tidak perlu diberikan ramuan khusus sebagai penambah stamina," kata Saiful pada KONTAN.
 
Unggas asal Afrika ini dapat dikawinkan saat berumur delapan bulan. Usahakan saat memasuki masa kawn, ayam ini dipisahkan dengan ayam jenis lainnya. Tujuannya, untuk menghindari  terjadinya perkawinan silang. 
 
Tidak seperti ayam lainnya, ayam mutiara betina tidak mengalami kerontokan bulu ataupun penurunan kualitas suara usai bertelur. Sekedar info, dalam sekali musim bertelur, ayam mutiara  betina ini bisa menghasilkan sekitar 50 butir. 
 
Mudahnya pemeliharaan ayam mutiara ini juga diakui oleh Mugiyanto, Pengurus Ayam Hobiternak.com asal Yogyakarta. Yang jelas, pemberian pakan harus dilakukan tiga kali sehari saat pagi, siang, dan sore hari. 
 
Mugiyanto memberi voer untuk anakan ayam mutiara. Sedangkan, ayam dewasa atau indukan bisa diberi pakan campuran bekatul, voer dan jagung tumbuk. Komposisinya, 2:1:1. 
 
Sama seperti Saiful, laki-laki yang lebih akrab disapa Yanto ini bilang, alas kandang wajib diberikan pasir dan harus dijaga agar selalu kering. Sebab, ayam mutiara senang mandi pasir. 
 
Selain itu, dalam kandang juga harus disediakan dahan untuk tempat bertengger. Meski suka mandi pasir, ayam ini juga senang bertengger. Ada baiknya, melepaskan ayam ini di halaman terbuka untuk melepas stres.
 
Musim hujan menjadi penanda ayam mutiara memasuki musim kawin. Ayam dikawinkan saat berumur 8-10 bulan. Ayam ini akan bertelur dengan jumlah banyak saat musim hujan.  
 
Pada musim kemarau, ayam jantan dan betina akan merontokkan bulunya. Jangan takut, karena saat musim penghujan bulu akan kembali lebat.  
 
Yanto mengaku ayam ini jarang terkena penyakit. Namun, saat ayam terlihat tak sehat bisa diberi obat yang dijual di toko hewan atau dapat diberikan obat tradisional, dari kencur atau jahe yang dihaluskan.  

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 0.0865 || diagnostic_web = 2.8740

Close [X]
×