kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45941,11   -24,03   -2.49%
  • EMAS929.000 -0,11%
  • RD.SAHAM 0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.15%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.20%

Layanani tes Covid-19, SehatQ gandeng lebih dari 900 fasilitas kesehatan


Minggu, 14 November 2021 / 15:21 WIB
Layanani tes Covid-19, SehatQ gandeng lebih dari 900 fasilitas kesehatan
ILUSTRASI. Startup di bidang health tech SehatQ.

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyediaan layanan pendeteksi virus Covid-19 seperti Polymerase Chain Reaction (PCR) swab test menjadi krusial dalam situasi pandemi. Tak hanya klinik hingga rumah sakit, start up di bidang teknologi kesehatan (health tech) seperti SehatQ juga turut memperluas akses layanan test covid-19 bagi masyarakat.

Director of Corporate and Regulatory Affairs SehatQ Pandu Budiarso mengungkapkan, pihaknya sudah bekerjasama dengan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) meliputi klinik, laboratorium dan rumah sakit dengan total lebih dari 900 fasyankes. Dengan kerjasama ini, SehatQ membantu akses masyarakat dalam test covid-19 di lebih dari 60 kota di Indonesia.

Pandu memastikan, tarif layanan tes Covid-19 baik PCR maupun Antigen di SehatQ sesuai dengan patokan harga yang ditetapkan oleh pemerintah. Kisaran harga tes Antigen di SehatQ mulai dari Rp 69.000, sedangkan untuk PCR swab test mulai dari Rp 275.000.

Pandu bilang, SehatQ meyakini bahwa patokan harga yang dicanangkan oleh pemerintah sudah didasarkan pada banyak pertimbangan logis yang dapat dipertanggung-jawabkan. Termasuk dengan mempertimbangkan margin yang wajar bagi pelaku usaha penyedia test.

 

 

"Harga pada tes PCR maupun tes Antigen yang dicanangkan oleh pemerintah tentunya sudah mempertimbangkan banyak substansi, sehingga kami akan tetap mengikuti saran dari pemerintah terhadap harga wajar dari test tersebut," kata Pandu kepada Kontan.co.id, Minggu (14/11).

Sejak awal tes Antigen dan PCR diberlakukan, SehatQ telah melakukan skrining  Covid-19 sebanyak lebih dari 26.000 tes. Seiring angka penyebaran Covid-19 yang terus merosot dibandingkan saat gelombang pandemi tengah tahun 2021 lalu, Pandu menyebut bahwa jumlah dari angka tes baik PCR maupun swab antigen secara logis berkurang.

Dia memberikan gambaran, dibandingkan saat gelombang kasus Covid-19 varian delta pada Juli 2021, jumlah tes PCR dan swab tes Antigen di SehatQ hingga akhir Oktober lalu turun dengan rata-rata 80%-90% per minggu.

"Kami tentu menerimanya dengan bersyukur, bahwa itu adalah bukti atas keberhasilan perjuangan mengantisipasi pandemi. Yang perlu kami sampaikan di sini, bahwa SehatQ tidak serta merta ingin mengambil keuntungan di dalam situasi pandemi, namun kami lebih mengedepankan sisi sosial dan kemanusiaan termasuk di dalam melakukan penjualan tes kesehatan untuk PCR dan Antigen ini," pungkas Pandu.

 

 

Selanjutnya: Nilai transaksi saham selama sepekan meningkat menjadi Rp 11,77 triliun




TERBARU

[X]
×