kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Legit martabak kurang menggigit


Minggu, 02 Desember 2018 / 06:30 WIB

Legit martabak kurang menggigit

Martabak Mamine

Usaha besutan Venny Junafiah nampak berjalan mulus. Pasalnya, jumlah gerai milik mitra terus bertambah menjadi 15 unit. Gerai mitra ini tersebar di Medan, Jakarta, Tangerang, Pontianak dan Sinjai di Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, saat diulas Kontan pada Juli 2017 lalu, jumlah gerai mitra baru ada tiga yang semuanya tersebar di Medan. Maklum, saat itu tawaran kemitraannya baru dibuka sekitar Juni di tahun yang sama.

Berjalan satu tahun, belum ada perubahan yang dilakukan. Harga produknya masih dibanderol sama dari tahun sebelumnya yaitu Rp 4.000 sampai Rp 8.000 per porsi martabak mini dan Rp 15.000 per paket (isi enam potong martabak ukuran mini).

Sedangkan, untuk varian menunya terus ditambah. Tujuannya agar konsumen tidak bosan dan tetap mau kembali mencoba menu-menu baru. Sampai sekarang ada lebih dari 30 macam topping untuk martabak mininya. Venny pun bakal meluncurkan varian menu baru dalam waktu dekat, meski kini masih enggan menyebutkan menu barunya.

Paket kemitraan Martabak Mamine masih dibanderol sama yaitu mulai dari Rp 18 juta untuk kerjasama tanpa booth dan  Rp 25 juta untuk paket menggunakan booth.

Mitra wajib mengambil bahan baku utama berupa bumbu resep dan kemasan dari pusat. Dalam satu bulan, mitra ditargetkan pembelian minimal bumbu resep sebanyak 40 bungkus.

Berdasarkan perhitungannya, waktu balik modal yang dibutuhkan mitra hanya sekitar tiga bulan. Dengan catatan, dalam sehari total omzet yang dikantongi sekitar Rp 700.000. Bila dikalkulasi, dalam sebulan total penjualannya mencapai Rp 21 juta. Dikurangi biaya operasional dan bahan baku, porsi keuntungan bersih yang didapatkan mitra masih sekitar 45% dari omzet.

Venny bilang, belum menemui kendala bisnis. Sebab, dalam pengamatannya, bisnis kemitraan ini masih terkontrol.

Ke depan dia menargetkan bisa menjaring lebih banyak mitra di luar kota. Alasannya, persebaran mitra di sekitar kota Medan sudah jenuh. Dia mengaku sengaja membatasi jumlah mitra di setiap kota untuk menjaga persaingan antar sesama mitra.        


Reporter: Denisa Kusuma, Sugeng Adji Soenarso, Tri Sulistiowati, Venny Suryanto
Editor: Johana K.

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0005 || diagnostic_web = 0.2518

Close [X]
×