kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,58   -19,63   -1.94%
  • EMAS957.000 -0,42%
  • RD.SAHAM -1.52%
  • RD.CAMPURAN -0.63%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Mahaka Radio Integra gandeng investor global garap Noice


Sabtu, 05 Desember 2020 / 09:35 WIB
Mahaka Radio Integra gandeng investor global garap Noice


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski sempat merugi di kuartal III–2020, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) tidak mengendurkan ekspansi bisnis tahun ini. Perusahaan media dengan basis radio ini mulai mengoptimalkan salah satu lini bisnisnya, yakni konten digital.

Belum lama ini, Mahaka Radio membuat konten digital dengan tajuk Noice. Ini merupakan aplikasi multiplatform bagi radio digital, musik digital, hingga podcast digital yang tengah marak. Jadi, tujuan dari Noice adalah mengumpulkan semua aplikasi radio, musik, dan podcast digital ke dalam satu aplikasi.

Rupanya, aplikasi Noice menarik perhatian para investor global. Sebut saja, Alpha JWC dan Kinesys. Kedua modal ventura ini kepincut untuk mengembangkan lebih lanjut aplikasi Noice bersama Mahaka Radio. Sebagai langkah berikutnya, MARI melakukan restrukturisasi dan membentuk PT Mahaka Divital Inovasi (MDI) yang bakal mengelola Noice.

Adrian Syarkawie, Presiden Direktur Mahaka Radio, mengatakan, perusahaannya sudah meneken perjanjian untuk pengembangan Noice. "Beberapa pihak yang berkolaborasi di antaranya Alpha JWC dan Kinesys," katanya, Jumat (4/12).

Baca Juga: Bisnis Iklan Luar Ruang Mahaka Media (ABBA) Masih Sepi

Dia berharap, para investor dan mitra bisnis nantinya bisa mendampingi Mahaka Radio, khususnya MDI, untuk mengembangkan Noice lebih lanjut. Supaya, para kreator konten lokal di Indonesia merasa terbantu dengan keberadaan Noice. 

Setelah menggandeng investor global, Mahaka Radio siap merekrut sejumlah profesional muda yang kompeten di bidang industri konten digital. Sayang, Adrian tidak memerinci lebih lanjut soal rencana selanjutnya dari pengembangan Noice. Termasuk, soal nilai kerjasama tersebut.

Namun dalam keterangan resminya, Alpha JWC menyatakan, mereka sudah tidak asing berinvestasi di Indonesia. Sejumlah startup di Indonesia sudah mereka suntik modal dan bisa berkembang lebih lanjut hingga kini, seperti Sorabel dan Kopi Kenangan.

Khusus kerjasama dengan Noice, Alpha JWC menyebutkan, selain Mahaka Radio, kemitraan tersebut juga mereka jalin dengan Quarto, perusahaan label musik yang menguasai 80% pangsa pasar musik label di Indonesia. "Adapun kerjasama tersebut nilainya sekitar US$ 20 juta," ungkap Alpha JWC.

Pengamat startup Heru Sutadi menilai, pengembangan bisnis digital saat ini memang masih menjanjikan di pasar domestik, dengan target kalangan milenial dan lainnya. "Bisnis digital di Indonesia memang menjanjikan bagi pasar milenial dan juga generasi lainnya,” kata Heru kepada KONTAN.

Nah, supaya para kreator konten yang saat ini lebih mengandalkan YouTube melirik Noice, Heru menyarankan, pengembang aplikasi tersebut juga memberikan semacam reward bagi para kreator konten yang mau bergabung. Selain itu, juga perlu dukungan prasarana dan finansial untuk mereka.

Selanjutnya: Pendapatan turun, Mahaka Radio Integra (MARI) cetak rugi bersih di kuartal I-2020

 




TERBARU
Sukses Berkomunikasi dengan Berbagai Gaya Kepribadian Managing Procurement Economies of Scale Batch 7

[X]
×