Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.578
  • SUN95,67 0,00%
  • EMAS656.000 -0,46%

Mahar pengantin terangkai dalam buket bunga kertas

Minggu, 18 November 2018 / 07:45 WIB

Mahar pengantin terangkai dalam buket bunga kertas

KONTAN.CO.ID - Mahar menjadi salah satu bagian penting dalam prosesi pernikahan. Supaya terkesan spesial, pasangan calon pengantin pun tak ragu merogoh kocek dalam demi mahar nan cantik dan unik.  

Kini, kreasi mahar buket bunga dari uang kertas banyak diincar. Anis  Diah Ayu Masita, perajin mahar sekaligus pemilik Rumah Mahar Seserahan asal Solo, Jawa Tengah mengaku, kreasi mahar berbentuk buket bunga memang sedang naik daun.

Kreasi mahar yang populer sejak 2017 ini banyak dipilih lantaran desainnya sederhana, namun tetap terlihat manis oleh padu-padan warna-warna pastel. "Kebanyakan yang pesan adalah para pasangan pengantin dengan rentang usia 20-30 tahun," jelas Ayu. Permintaannya mencapai puluhan buket per bulan.  
Karena semakin banyak peminatnya, Ayu menyarankan pemesanan 20 hari sebelum tanggal perkawinan. Sebab, pembuatannya juga cukup rumit dan butuh ketelitian. Bila ada kesalahan, mahar pun harus dibongkar dan mulai dari awal.

Meski bisa memakai uang asli, Anis juga memberi saran untuk memakai uang mainan bila nominal mahar berjumlah besar. "Karena sayang kalau uangnya banyak, memang bisa dibongkar tapi nanti bentuknya tidak bisa semulus seperti uang yang baru diserahkan kepada kami," jelasnya.

Dia membanderol biaya pembuatan mahar rangkaian bunga ini mulai dari Rp 500.000 sampai Rp 2 juta per buket. Konsumennya berdatangan dari berbagai daerah mulai dari Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatra.

Arif Hendro Purnomo, perajin mahar asal Karanganyar, Solo, Jawa Tengah juga mengakui bila kreasi mahar buket kembang kertas sedang populer. Hal ini sudah dirasakannya sejak awal tahun 2018 sampai sekarang.

Menurutnya, calon pengantin muda dengan rentang usia 20 tahun sampai 27 tahun yang lebih banyak memesan model mahar tersebut.

Saban bulan, Arif menerima belasan hingga puluhan pesanan atau hampir 50% dari total permintaan mahar. Konsumennya pun berdatangan dari berbagai kota misalnya, Boyolali, Solo, Banjarmasin, Papua, sampai dengan Australia.

Menjelang musim pernikahan pesanan kreasi mahar ini bisa naik sampai dua kali lipat dari biasanya. Karena proses pembuatannya masih andalkan keahlian tangan dan butuh ketelitian, Arif menyarankan konsumennya sudah melakukan pemesanan sejak dua atau tiga minggu sebelum hari perayaan.

Untuk tarif pembuatannya dia mematok mulai dari Rp 525.000 sampai dengan Rp 850.000 per rangkaian. Tapi, dia enggan merinci total nilai pesanan yang dikantonginya selama sebulan.

Sekedar info, seluruh material tambahan seperti bunga artifisial dan aneka kain dan kertas dibeli dari produk lokal. Namun, untuk uang mainan biasanya dicetak sendiri oleh setiap perajin.                           


TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.1123 || diagnostic_web = 1.7000

Close [X]
×