kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Manfaatkan peluang, ini rencana bisnsi WeWork di indonesia


Jumat, 16 November 2018 / 20:22 WIB
Manfaatkan peluang, ini rencana bisnsi WeWork di indonesia
ILUSTRASI. WEWORK merger akuisisi SOFTBANK

Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Perusahaan rintisan terbilang tumbuh subur di Indonesia dalam beberapa tahun ke belakang. Hal ini dinilai sebagai potensi pasar bagi bisnis co-working space, termasuk WeWork yang ikut meramaikan. WeWork sendiri sudah menjalankan bisnisnya di Jakarta yang berlokasi di Gama Tower di jalan Rasuna Said. Sejumlah lokasi lain pun sudah siap untuk diresmikan.

Managing Director WeWork Asia Tenggara, Turochas Fuad bilang setidaknya sudah ada dua lokasi baru yang siap diresmikan di Jakarta pada waktu dekat. Pertama adalah di Revenue Tower yang berada di bilangan Sudirman Central Business Distric (SCBD) dan MSIG Tower yang berada di Jalan Sudirman.


Bukan tanpa alasan, lokasi-lokasi tersebut yang menjadi pilihan. Ia menyebut, daerah tersebut merupakan pusat perekonomian di Jakarta saat ini maupun dalam beberapa tahun ke depan. "Kami akan fokus dulu di kawsan yang bisa dibilang sebagai the golden triangle ini," katanya saat ditemui sejumlah media di Singapura baru-baru ini.

Namun ia menyebut langkah WeWork tak akan berhenti sampai di situ. Pasalnya potensi pasar di Indonesia dinilainya masih sangat besar. Diantaranya dari pertumbuhan perusahaan rintisan yang kian populer belakangan ini di sejumlah wilayah.

Perusahaan start up diakuinya masih memiliki sejumlah tantangan untuk bisa bertumbuh. Diantarnya dukungan jaringan ke dunia luar agar bisa naik level. Nah dengan jaringan global yang dimiliki WeWork, ia menyebut pihaknya bisa ikut membantu start up mewujudkan mimpinya.

Sementara perkembangan kelahiran start up di luar Jakarta pun disebutnya cukup besar. "Karena itu kami akan terus lihat peluangnya. Mungkin dalam tiga tahun ke depan kami bisa mulai ekspansi ke luar kota," ungkap dia.

Selain itu Indonesia menurutnya memiliki pasokan commercial bulding yang besar. Namun tak semuanya bisa diakses atau cocok dengan kebutuhan start up. Celah ini coba diisi oleh WeWork dengan kehadirannya di Indonesia.

Di sisi lain, ia mengakui persaingan di pasar co-working space Indonesia, khususnya di Jakarta sudah terbentuk. Di mana sejumlah pemain sudah terlebih dulu hadir. Namun dengan berbagai tawaran yang diberikan mulai dari jaringan global hingga pendampingan bagi perusahaan rintisan, ia optimis perusahaannya bisa jadi pilihan. "Saya rasa masyarakat tak akan cuma melihat dari sisi harga, namun juga apa yang bisa kami berikan," ujarnya.



TERBARU
Terpopuler

[X]
×