kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45904,82   21,75   2.46%
  • EMAS938.000 -0,42%
  • RD.SAHAM -1.82%
  • RD.CAMPURAN -0.92%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Marak begal, kini hadir jasa kawal sepeda


Sabtu, 21 November 2020 / 09:55 WIB
Marak begal, kini hadir jasa kawal sepeda


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren bersepeda yang meningkat sejak pandemi Covid-19 tak hanya menciptakan inovasi service sepeda panggilan. Kini muncul juga jasa kawal pesepeda yang ingin gowes secara berkelompok.

Jasa kawal pesepeda muncul lantaran maraknya kejadian kriminal di jalan yang menimpa pecinta gowes tersebut. Berangkat dari fakta tersebut maka muncul inisiatif dari Dino Hamid Founder JaGow membuat usaha jasa yang bertugas menjaga keamanan pesepeda dengan nama Jaga Gowes atau Jagow.

Manson Sebastian Co Founder Jagow menceritakan bahwa selain fakta tersebut, Jagow juga sebagai bentuk memdayakan pekerja dibidang keamanan yang terdampak pandemi. Manson menyebut Ia dan dua pendiri Jagow lainnya yaitu Dino Hamid dan Ichsan Fatoni selaku Founder JaGow sebelummya berkecimpung dalam usaha promotor di bidang event.

"Berangkat dari kami yang emang terjun di dunia EO/promotor, dimana ada bagian security event. Karena pandemi jadi ngga ada event offline. Kemudian maraknya berita begal pada pesepeda. Kita combine jadi jaga gowes JaGow yang utamanya adalah mengawal," jelas Manson kepada Kontan.co.id, Jumat (20/11).

Baca Juga: Training Ground bertaraf internasional akan dibangun di LRT City Sentul

Selain menawarkan jasa pengawalan para pesepeda, usaha yang mulai diluncurkan pada pertengahan Oktober lalu ini, juga menyediakan jasa dokumentasi kegiatan gowes pesepeda. Bagi pesepeda yang ingin dikawal JaGow dapat melakukan order pada dua hari sebelum hari H jadwal bersepeda.

Bicara tarif, Manson menerangkan terdapat tiga paket jagain. Pertama, paket mini grup maksimal terdiri dari 5 pesepeda yang akan dikawal oleh satu security. Kedua, paket medium grup maksimal 8 pesepda dikawal 2 security.

Terakhir large group maksimal 12 pesepeda yang dikawal dua security. Ketiga paket tersebut memiliki durasi pengawalan sama yaitu 4 jam.

"Tarifnya mulai dari Rp 550.000 hingga Rp 1 juta lebih. Kalau mau tambah dokumentasi itu, fotografer aja Rp 1,25 juta. Per rider itu dapat lima foto dan ada foto grup juga," jelasnya.

Sejak diluncurkan hingga saat ini, JaGow sudah melayani 20 lebih pengawalan. Kemudian terkait cakupan wilayah yang dapat dikawal JaGow ialah sekitaran Jakarta, Tangerang, Depok.

Adapun rencana penambahan cakupan wilayah, Manson menyebut kini pihaknya masih akan melihat bagaimana permintaan pasar. Namun, Ia mengakui ada banyak pesan masuk ke instagram JaGow untuk membuka jasa tersebut di kota lain.

"DM banyak dari Surabaya dan Semarang. Saya tanya ke mereka apa demand ada? nah kata mereka banyak disana. Rencana kami ingin ke depan bisa semacam kemitraan. Jadi brand JaGow tapi SOP, kualitas dan lainnya harus sesuai dengan standar JaGow," ungkapnya.




Corporate Valuation Model Presentasi Bisnis yang Persuasif

[X]
×