kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,58   -19,63   -1.94%
  • EMAS957.000 -0,42%
  • RD.SAHAM -1.52%
  • RD.CAMPURAN -0.63%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Mau aman gowes, sewa saja jasa pengawal sepeda


Sabtu, 28 November 2020 / 10:30 WIB
Mau aman gowes, sewa saja jasa pengawal sepeda


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aksi pembegalan yang marak menimpa para pesepeda mengundang perhatian banyak pihak. Termasuk pelaku bisnis yang melihat adanya peluang usaha dari kejadian tersebut, yakni berupa jasa pengawalan bagi para pesepeda.

Peluang tersebut dimanfaatkan oleh Jaga Gowes alias JaGow. Usaha yang baru berdiri pada Oktober 2020 itu terinspirasi dari adanya fenomena begal sepeda yang belakangan ini mulai ramai terjadi di kota besar seperti Jakarta. Pendiri JaGow yakni Dino Hamid, Manson Sebastian serta Ichsan Fatoni ingin memanfaatkan tenaga keamanan sempat untuk bermitra dengan mereka. 

Maklum, sebelum mendirikan JaGow, tiga orang ini  sempat mendirikan jasa pengelolaan kegiatan atau event organizer (EO). Dan biasanya menggunakan jasa tenaga keamanan untuk mengamankan acara yang mereka gelar.

Namun saat pandemi berlangsung, usaha EO pun langsung berhenti. Karena itu saat terjadi banyak peristiwa begal sepeda, mereka bergegas mencari cara untuk menyediakan jasa pengawalan bagi pesepeda. "Usaha utama dari JaGow adalah mengawal para pesepeda," kata Manson Sebastian, Co Founder JaGow kepada KONTAN.

Baca Juga: Penyewaan kendaraan listrik semakin ramai

Dengan sumber daya yang memadai, yakni para eks tenaga keamanan terlatih, JaGow mulai menawarkan jasanya. Tercatat hingga pertengahan November mereka sudah melakukan lebih dari 20 pengawalan. Untuk sementara, daerah operasional masih di sekitar ibukota saja, seperti kota Jakarta, Tangerang dan Depok.

JaGow menawarkan sebanyak tiga paket layanan, pertama paket mini grup maksimal 5 pesepeda; kedua paket medium maksimal 8 pesepeda dan ketiga pengawalan untuk 12 pesepeda, Tarif yang dipatok mulai dari Rp 500.000 sampai Rp 1 juta untuk durasi empat jam. 

Ke depan, JaGow ingin melakukan ekspansi pasar ke daerah karena banyaknya permintaan dengan menjaring kemitraan usaha. Mitra harus memenuhi standar pelayanan dan keamanan mengawal sepeda kepada klien sesuai dengan standar operasional yang dibuat oleh JaGow.

Selain JaGow ada juga pelaku usaha jasa pengamanan sejenis yakni yakni Gabungan Aksi Roda Dua (Garda). Garda merupakan kumpulan tukang ojek online yang selama ini mengawasi dan membantu para ojek online dari serangan begal di jalan. 

Ketua Presidium Nasional Garda Igun Wicaksono mengungkapkan mulai November 2020, Garda menawarkan layanan Garda Kawal untuk mengawal para pesepeda. Ada 50 orang tenaga pengamanan terlatih di Garda yang siap mengawal para pesepeda. Tarif layanan adalah Rp 750.000 per pengawalan dengan jumlah maksimal 10 pesepeda. 

Garda akan mengerahkan tiga orang Garda Kawal menggunakan motor. Garda Kawal saat ini punya tiga klien yang suka bersepeda di akhir pekan.

Selanjutnya: Musim hujan tiba! Ini tips bersepeda aman di saat musim penghujan

 




TERBARU

[X]
×