kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.925
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS613.068 0,17%

Mau tahu laju usaha gerai tahu?

Jumat, 09 Februari 2018 / 17:54 WIB

Mau tahu laju usaha gerai tahu?
ILUSTRASI. TawTawTahu



KONTAN.CO.ID - Lidah masyarakat Indonesia sudah lama akrab dengan tahu. Makanan berbahan dasar kedelai ini biasa diolah menjadi camilan maupun untuk lauk pauk. Seiring berkembangnya waktu, olahan tahu mengalami banyak inovasi, seperti tahu isi pedas, tahu krispi dengan taburan aneka rasa, tahu bulat dan sebagainya.  

Banyak yang menggemari aneka olahan tahu tesebut mendorong sejumlah orang menggeluti bisnisnya. Kini, para pelaku usaha olahan tahu makin bertambah. Beberapa diantaranya juga menawarkan kemitraan.

Review waralaba pekan ini akan membahas lebih lanjut soal perkembangan kemitraan bisnis olahan tahu. Tiga pelaku usahanya yaitu, Taw Taw Tahu, Tahu Crispy Uno dan Tahu Jeletot Taisi. Bagaimana perkembangannya dan apa saja tantangan yang telah dilalui ketiga pelaku usaha ini? Simak ulasannya berikut :  

Taw Taw Tahu
Kemitraan olahan tahu asal Gresik, Jawa Timur ini berdiri sejak Mei 2016 dan langsung  menawarkan kemitraan.  KONTAN pernah mengulasnya pada Juni 2016 lalu. Saat itu, Taw Taw Tahu baru memiliki dua gerai di Gresik dan Kalimantan Selatan. Paragraf Pertama.

Kini, Taw Taw Tahu sudah memiliki sembilan gerai yang tersebar di Jawa Timur, Jakarta dan Jawa Tengah. "Perkembangan gerainya lumayan karena kami melakukan promosi cukup gencar tahun lalu," terang Indrayanti, pemilik Taw Taw Tahu.

Paket kemitraannya sudah berubah. Yang semula hanya ada dua paket, yakni paket Rp 3,3 juta dan paket Rp 4,9 juta, kini berkembang menjadi tiga paket, yaitu paket Rp 3,9 juta, paket Rp 6,1 juta dan paket Rp 7,4 juta. Yanti, sapaan akrab Indriyanti mengatakan adanya perubahan harga paket karena menyesuaikan kenaikan harga peralatan dan permintaan dari pelanggan.

Dengan modal tersebut, mitra akan mendapatkan fasilitas peralatan usaha (kompor, tabung gas, wajan, tempat bumbu dan lainnya), pemasaran atau marketing, brand dan bahan baku awal. "Bedanya ada pada fasilitas gerobaknya, bahan yang digunakan dan modelnya berbeda tiap paket. Selain itu jumlah peralatan usaha yang diberikan juga berbeda," terang Yanti.

Sejauh ini, kendala yang dihadapi oleh Yanti terletak pada pemasaran dan proses  pengiriman bahan baku. Di sisi lain, jenis tahu yang berbeda juga kerap menjadi kendala. "Karena tahu ini produk yang mudah rusak dan basah, jadi pengirimannya agak kesulitan. Kalau mitra mencari supplier tahu sendiri, biasanya jenis tahunya tidak sama," ungkapnya.

Mengatasi kendala tersebut, Yanti menggunakan kurir sendiri untuk mengantarkan bahan baku. Kalaupun menggunakan supplier, ia menunjuk beberapa supplier untuk bekerjasama dan mitra bisa membeli di supplier tahu terdekat. Selain itu, Taw Taw Tahu juga bekerjasama dengan ojek online untuk makin memperluas pasar.

Taw Taw Tahu menawarkan tahu krispi pedas dengan sembilan varian rasa, antara lain keju, barbeque, balado ekstra pedas, ayam bakar, sapi panggang, rumput laut, pizza, ayam bawang pedas dan balado. Harga jual Taw Taw Tahu mulai Rp 6.500 per porsi. Namun, mitra bisa menyesuaikan harga jual dengan wilayahnya.  


REVIEW WARALABA

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0016 || diagnostic_api_kanan = 0.0614 || diagnostic_web = 0.3677

Close [X]
×