kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45784,56   -4,98   -0.63%
  • EMAS937.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.36%
  • RD.CAMPURAN -0.47%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

MDI Ventures milik Telkom semakin agresif mencari start up untuk didanai


Jumat, 19 Juni 2020 / 19:39 WIB
MDI Ventures milik Telkom semakin agresif mencari start up untuk didanai
ILUSTRASI. MDI Ventures masih agresif mencari start up Indonesia dan luar negeri untuk didanai.

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan modal ventura menyiapkan strategi dalam berinvestasi ke start up saat memasuki new normal. MDI Ventures milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) masih agresif mencari start up Indonesia dan luar negeri untuk didanai.

VP of Investments MDI Ventures Aldi Adrian Hartanto menyatakan lebih memilih start up yang memiliki bisnis, visi, dan founder yang tepercaya. Bahkan adanya pandemi Covid-19 memberikan kurasi tersendiri.

“Jadinya sebelumnya yang enggak make sense jadi make sense saat ini. Kami mencari start up core-nya leverage technology dengan kondisi saat ini sehingga transaksi meningkat dan biaya operasi minim. Secara umum, kami agresif sejak sebelum PSBB hingga saat ini, harapannya activities (investasi) kami dobel dibandingkan tahun lalu,” ujar Aldi keapda Kontan.co.id pada Kamis (18/6).

Baca Juga: Pendiri Bukalapak dan dua direktur Telkomsel masuk jajaran direksi Telkom (TLKM)

Aldi bilang MDI Ventures memberikan pendanaan untuk berbagai tahap pendanaan mulai dari pre seed funding hingga series C. MDI Ventures telah berinvestasi di lebih dari 40 start up yang tersebar di 10 negara. Protofolio MDI Ventures antara lain Kredivo, Qoala, Kata.ai, Privy ID, aCommerce, dan Bahaso.

Tapi, Aldi tidak mau merinci jumlah dana investasi yang sudah disalurkan kepada 40 start up tersebut. MDI Venture berniat mendanai hingga 12 start up lagi pada tahun ini.

Dia menambahkan, MDI Venture memiliki tiga sumber pendanaan. Pertama dari Telkom yang ditujukan untuk series B ke atas. Karena skala bisnis Telkom sudah besar, mana dana ini ditujukan bagi perusahaan dengan pendapatan US$ 20 juta hingga US$ 30 juta ke atas.

Baca Juga: Samuel Sekuritas rekomendasikan buy saham TLKM, berikut alasannya

Kendati demikian, MDI Ventures melihat pendanaan seri B ke bawah masih memiliki prospek yang menarik. Oleh sebab itu, MDI Ventures meluncurkan pendanaan baru bertajuk JV Centauri Fund mengandeng South Korean KB Investment untuk memberikan pendanaan seri A hingga seri B, yang merupakan sumber pendanaan kedua.

Pendanaan ketiga bertajuk TMI bekerja sama dengan Telkomsel untuk menyasar semua tahap pendanaan. Namun, pendanaan ini ditujukan untuk start up yang bisa mendukung bisnis Telkomsel.

“Saat ini kami juga lagi fund live beberapa fund lagi untuk early stage and later stage, sehingga kami bakal memiliki multiple pocket untuk kami investasi ke berbagai tahap pendanaan berdasarkan pendanaan yang akan kami pakai,” tambah Aldi.

Baca Juga: Pertama di dunia! tayangan Netflix ada di televisi, netizen: Kapan Telkom buka blokir

Aldi pun menyebut MDI Ventures memiliki pendanaan dari Telkom senilai US$ 100 juta. Adapun dana JV Centauri senilai US$ 150 juta. Sedangkan ada dana senilai US$ 36 juta dari TMI.



TERBARU
Terpopuler

[X]
×