kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Melihat proses pembuatan gula aren di Desa Tanjungjaya, Pandeglang


Rabu, 02 Oktober 2019 / 15:20 WIB
Melihat proses pembuatan gula aren di Desa Tanjungjaya, Pandeglang
ILUSTRASI. Gula Aren


Reporter: Ratih Waseso, Venny Suryanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - PANDEGLANG. Bagi Anda yang akan berwisata ke Tanjung Lesung, Pandeglang bersama teman dan keluarga, Anda bisa mengunjungi salah satu desa yang menghasilkan pemanis gula aren yakni Desa Tanjungjaya, Panimbang, Banten. 

Proses pembuatan pemanis gula aren ini cukup unik, bahkan membutuhkan waktu satu hari untuk mendapatkan paling banyak 2 tangkub. Hitungannya, satu tangkub memiliki berat sekitar 700 ons. 

Baca Juga: Pandeglang bersiap menjadi wisata geopark nasional

Salah satu pengrajin gula aren, Sardana mengatakan tidak setiap hari ia memproduksi gula aren. Pasalnya, bahan baku utama yakni air niranya cukup sulit didapatkan. 

Padahal, pohon nira itu biasa produktivitasnya hanya selama enam bulan saja. 

“Ya air niranya itu nunggu terkumpul banyaknya itu bisa satu harian,” Jelas Sardana kepada Tim Jelajah Ekonomi Pariwisata KONTAN, Selasa (1/10). 

Jadi, jika Anda akan berlibur ke Tanjung Lesung, jangan lupa untuk mengunjungi Desa Tanjung Jaya untuk melihat proses produksi dan membeli gula aren asli dari pengrajinnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×