kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45878,14   -8,04   -0.91%
  • EMAS1.329.000 -0,67%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Melirik Cuan dari Penarikan Iuran Pengelolaan Lingkungan


Kamis, 07 September 2023 / 12:58 WIB
Melirik Cuan dari Penarikan Iuran Pengelolaan Lingkungan
ILUSTRASI. Progres Program Sejuta Rumah: warga memasuki komplek perumahan di Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/5). Kementerian PUPR mencatat hingga akhir April 2020 program Sejuta Rumah mencapai lebih dari 200 ribu unit, terdiri atas rumah masyarakat berpenghasilan rendah [MBR] sebanyak 159.012 unit dan rumah non-MBR sebanyak 41.164 unit. KONTAN/Baihaki/7/5/2020


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menagih Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) adalah tantangan tersendiri bagi para pengelola perumahan, terutama Perumahan kecil.

Di beberapa Perumahan dan Apartemen milik Grup-Grup Properti Besar, mereka mulai memecahkan kesulitan tersebut dengan menciptakan Software as a Service (SaaS) untuk Iuran.

Lingkungan secara eksklusif untuk warga mereka yang berbentuk platform website maupun mobile. Sehingga warga perumahan atau apartemen akan lebih mudah membayar IPL dan pengelola dapat mengingatkan warga secara mudah. Namun Perumahan kecil mayoritas masih berkutat di metode tradisional.

Baca Juga: Central Hills Luncurkan Sanctuary Ville, Harga Mulai Rp 688 Juta

Merespons tantangan tersebut, perusahaan startup baru PT Trisuku Inti Griya Abadi mengembangkan platform pembayaran Iuran Perumahan Bernama OmahKu. 

“OmahKu yang baru saja rilis di awal 2023 ini berfokus untuk menjangkau perumahan-perumahan kecil, terutama kelas menengah dan menengah bawah” ujar CEO OMahku Reynaldi dalam siaran pers, Kamis (7/9). 

Aplikasi pembayaran digital ini memiliki fungsi untuk mengatur biaya iuran bulanan dan memberi pengingat kepada warga setiap bulannya, sehingga warga bisa melakukan pembayaran all in one untuk semua tagihan. 

“OmahKu sama sekali tidak memegang uang klien dan itu akan langsung masuk ke rekening klien (pengelola perumahan)” ujar Reynaldi. 

Klien bisa mengatur pemasukan serta pengeluarannya sendiri dan dana akan masuk ke rekening klien H+ 1 sedangkan untuk reminder pembayaran tagihan, akan di kirimkan sesuai dengan tanggal tagihan masing-masing komplek. 

Baca Juga: Selain Gas Buang Kendaraan, Ada Pancaran Partikel Ban di Langit Jakarta

Startup ini didirikan oleh Reynaldi Bersama 2 rekan lainnya yaitu Ahmad Arif sebagai Chief Operating Officer (COO) dan Rauzan Fikri sebagai Chief Technical Officer (CTO).

Saat ini aplikasi OmahKu sudah tersedia untuk Umum. OmahKu mulai mendapat respon positif dari berbagai perumahan yang sudah mencoba. 

“Saat ini baru tersedia di website nya saja www.omahku-id.com , saya berharap ke depanya tersedia di platform mobile agar lebih mudah” harapan Abid, seorang pengelola perumahan di daerah Bintaro – Tangerang Selatan yang sudah mencoba aplikasi OmahKu.

Selanjutnya: KarirLab Buka Pendaftaran Program Beasiswa Batch 4, Ini Syarat & Benefitnya

Menarik Dibaca: KarirLab Buka Pendaftaran Program Beasiswa Batch 4, Ini Syarat & Benefitnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×