Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.493
  • SUN94,17 -0,23%
  • EMAS659.000 0,61%

Memupuk kantong sampai gembul dari ayam gepuk

Selasa, 20 Februari 2018 / 10:10 WIB

Memupuk kantong sampai gembul dari ayam gepuk

KONTAN.CO.ID - Mengejar impiannya punya usaha sendiri, Rido Nurul Adityawan pantang menyerah. Dengan keahlian memasak plus riset dan percobaan sederhana, ia percaya diri merintis bisnis kuliner, Ayam Gepuk Pak Gembus, Oktober 2013.

Rido mendapat ide dari ramainya gerai ayam dan sambal. "Bisnis berbau sambal itu tak ada yang sepi," katanya. Ayam goreng jadi pilihannya karena lauk ini disukai banyak kalangan.  

Sambal bawang dengan tingkat kepedasan yang menjadi ciri khasnya pun berhasil menggebrak pasar. Menyasar konsumen kalangan menengah ke bawah, Rido menjual seporsi menu ayam gepuknya seharga Rp  15.000 per porsi.    

Dalam waktu singkat, warung ayam gepuk ini populer. Laki-laki yang akrab disapa Gembus ini lantas berani membuka tawaran kemitraan sebagai upaya ekspansi, sejak Januari 2015.

Kini, ada 640 cabang gerainya. Bahkan, gerai ayam gepuk ini sudah ada di  Malaysia dan Singapura. Bahkan, sejumlah mitra dari  Taiwan, Filipina, Selandia Baru, dan Hong Kong juga menunggunya.

Khusus untuk gerainya di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekas, Rido mengolah hingga 13 ton daging ayam per hari. Ia menjalin kerjasama dengan lima pemasok ayam di Jawa Timur. Menurut Rido, mendatangkan langsung ayam dari rumah potong dari Luar Jakarta biayanya lebih murah  dibandingkan mengambilnya dari pemain dalam kota.

Berbeda dengan pengusaha lainnya, bapak satu anak ini tidak melakukan promosi saat awal pembukaan usaha. Bahkan hingga saat ini, dia tidak mempunyai divisi marketing. Dia berkeyakinan bahwa, apabila  suatu menu pas dengan lidah konsumen, kabar itu akan cepat menyebar  dan bergulir dengan sendirinya atau tersampaikan dari mulut ke mulut.

Rido menemukan citarasa  ayam goreng dari hasil kunjungannya ke warung-warung lainnya. Sedangkan formula sambal muncul ketika Rido menikmati pecel ayam di warung ayam Lamongan. "Di sana sambalnya dikasih kacang mete, kok, rasanya jadi enak. Jadi saya coba-coba saja dipadukan dengan sambal bawang," ceritanya.      


TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0022 || diagnostic_api_kanan = 0.0661 || diagnostic_web = 0.5278

Close [X]
×