Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.205
  • SUN90,77 -0,26%
  • EMAS623.158 -0,48%

Memupuk kantong sampai gembul dari ayam gepuk

Selasa, 20 Februari 2018 / 10:10 WIB

Memupuk kantong sampai gembul dari ayam gepuk



Tidak khawatir digebuk pemain baru ayam gepuk

Saat memasarkan Ayam Gepuk Pak Gembus, Rido Nurul Adityawan selalu berpegang pada ucapan sang dosen kala berbisnis kuliner. Mencoba promosi lewat strategi word of mouth atau dari mulut ke mulut.  

Pelan namun pasti, orang makin banyak yang mengenal Pak Gembus. Terlebih ia selalu berupaya menyajikan menu ayam gepuk tersebut dengan rasa original yang gurih khas racikannya.

Ia pun mengklaim hingga kini Pak Gembus masih menjadi jagoan di bisnis kuliner ayam penyet. Apalagi orang masih terus saja berdatangan ke gerainya. Faktor inilah yang membuat Bapak satu anak ini masih belum perlu membuat tim pemasaran. "Itu nanti, saya ingin orang senang dulu tanpa harus di-ojok-ojokin," katanya ke KONTAN (19/2).

Meski begitu, usaha yang terus maju tersebut tentu bukan tanpa kendala. Laki-laki berkepala plontos ini mengaku kesulitan dalam menjalankan bisnis Ayam Gepuk Pak Gembus.

Alhasil, dia pun memilih memakai jasa konsultan untuk bisa menjalankan roda bisnis. Setelah memakai jasa konsultan tersebut, ia pun mulai menjalankan roda bisnisnya secara profesional. Artinya ada peran dan tugas yang jelas dari masing-masing pihak dalam menjalankan Ayam Gepuk Pak Gembus.

Apalagi dia sadar, bahwa bisnis kuliner ini pasti ada pasang surut. Ada kalanya  penjualan bagus dan di periode berikutnya jelek. Untuk meminimalisir kondisi tersebut, Rido terus berupaya memperhatikan kualitas produk dagangannya (quality control). Maklum, jumlah gerai Pak Gembus tersebar di seluruh Indonesia hingga Singapura serta Malaysia.

Rido lantas membentuk tim investigasi pengawasan kualitas gerai yang berjumlah 38 orang. Tim ini bakal melakukan cek dan ricek gerai para mitra tersebut. Dengan keberadaan tim ini, ia jadi bisa rileks bila ada tambahan mitra bisnis. "Bisnis itu hukum alam, siapa yang fokus dia akan bertahan," tegasnya.

Resep lain yang membuatnya menjadi trendsetter bisnis ayam penyet adalah keterbukaannya membuka dapur pembuatan Ayam Gepuk Pak Gembus. Ia membuat dapur berkonsep terbuka, sehingga setiap orang bisa mengetahui cara membuat sambal ala Pak Gembus. Dia pun tidak takut bila ada pihak yang mengimitasi cara masaknya. Rido mengaku tidak pernah menganggap pemain lainnya sebagai pesaing.

Cuma, pria asal Magelang, Jawa Tengah ini enggan  menciptakan menu baru untuk Ayam Gepuk Pak Gembus. Inovasi yang dilakukan hanya akan menghadirkan pilihan sambal saja. Namun, ia tidak merinci pemunculan sambal anyar tersebut.  

Selain Ayam Gepuk Pak Gembus, Rido juga mencoba ekspansi ke bisnis mie Jawa berlabel Bakmi Santet yang ia lansir Agustus 2017. Ide bisnis ini ia dapatkan kala menyendiri.          


0

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 0.0534 || diagnostic_web = 0.3693

Close [X]
×