kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.315.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Mencicipi laba bisnis camilan tahu pedas


Minggu, 25 Agustus 2013 / 15:21 WIB
ILUSTRASI. Daftar Lengkap Harga Sepeda Gunung United Semua Seri Clovis Terbaru April 2022


Reporter: Revi Yohana | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Camilan tahu pedas kian diminati. Alhasil, banyak pebisnis kuliner yang membidik panganan ini sebagai sumber penghasilan. Salah satunya:  Syaiful Muzab  yang mendirikan usaha tahu mercon Kresch2hot di Semarang.  

Gerai yang mulai beroperasi Oktober 2012 ini menjual tahu goreng tepung pedas. "Kami memiliki 20 varian bumbu pedas," ujar Syaiful. Varian rasa ini merupakan bumbu tabur atau serbuk luar. Misalnya, rasa sambal ijo jeruk purut, sambal udang, sambal lobster, dan sambal spaghetti.

Satu porsi tahu dijual berkisar Rp 3.000 hingga Rp 5.000. Satu porsi terdiri atas 16 buah tahu.

Sejak berdiri, Syaiful sekaligus membuka kemitraan. Kini, sudah ada 50 cabang Kresch2hot yang tersebar di Semarang, Kudus, Kendal, Pemalang, Pekalongan dan Pantura.

Berminat menjajal usaha ini? Siapkan investasi Rp 5 juta. Mitra akan mendapatkan gerobak, bahan baku awal, seluruh peralatan lengkap memasak, pelatihan karyawan, seragam, dan buku panduan operasional.

Mitra diperkirakan bisa menjual 50 porsi tahu per hari. Alhasil, omzet bulanan bisa mencapai Rp 50 juta. Jika, target laba bersih 30% bisa tercapai, maka mitra sudah bisa balik modal kurang dari enam bulan.

Syaiful tidak mengutip biaya royalti. Namun, bahan baku tepung dan bumbu luar wajib dibeli dari pusat. Sedangkan, tahu putih bisa dibeli di lokasi terdekat mitra. Ia menjamin, akan tetap membimbing dan membantu promosi mitra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×