kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Mencukur peluang sekolah barberman


Minggu, 25 November 2018 / 06:15 WIB

Mencukur peluang sekolah barberman


KONTAN.CO.ID - Menjaga dan merawat penampilan, kini bukan lagi hanya milik kaum hawa semata. Kaum adam masa kini pun semakin peduli pada penampilan mereka, terutama soal tata rambut.  

Acap kali kita sering melihat tampilan potongan rambut kaum pria makin beragam. Tidak cuma rapi, gondrong atau botak saja tapi sudah beraneka macam dan bentuk. Laiknya penampilan pemain sepakbola tersohor atau selebriti papan atas.

Kebutuhan itulah yang membuat bisnis pangkas rambut khusus pria atau  kini dengan sebutan barbershop di Indonesia sudah menjamur sejak lima tahun lalu.

Kalau dilihat, pangkas rambut kekinian yang tidak cuma menawarkan potong rambut, melainkan juga perawatan rambut laiknya salon untuk kaum hawa sudah merambah di mana-mana. Tidak cuma di pusat belanja saja tapi juga sudah sampai di komplek perumahan.

Alhasil, menjamurnya bisnis pangkas rambut pria  tersebut justru  membuka peluang bagi sekolah atau kursus pangkas rambut khusus pria (barber). Malah tidak sedikit pelaku usaha barbershop yang juga sekalian mendirikan sekolah barber untuk menunjang keberlangsungan bisnis barbershop.

Selain itu, sekolah kursus barber juga bisa melahirkan tenaga ahli di bidang barbershop yang sering disebut kapster.

Inilah yang membuat sekolah kursus barber menjadi pilihan para tukang cukur untuk mengembangkan keahlian dan digunakan sebagai modal mencari kerja.

Evan Hakim, pemilik Kingz Barbershop dan Kingz Barber School optimistis, potensi peluang usaha barber school ke depan tetap prospektif. Apalagi  bisnis tersebut berbeda dengan bisnis lainnya seperti makanan yang harus belanja bahan setiap hari.

"Bisnis ini masih bagus potensinya. Karena cukup keluar modal sekali saja. Setelah itu keuntungannya bisa berlipat-lipat," katanya saat dihubungi KONTAN.


Reporter: Elisabeth Adventa, Sugeng Adji Soenarso, Tri Sulistiowati, Venny Suryanto
Editor: Johana K.



Close [X]
×