kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Meneguk segar laba minuman bubble


Minggu, 30 Juni 2013 / 20:17 WIB
Mitra layanan servis dan perawatan mobil Otoklix.


Reporter: Noor Muhammad Falih | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Bisnis minuman bubble masih segar. Beragam tawaran minuman bubble mudah ditemui dengan harga yang juga relatif murah. Salah satunya Aldriz Bubble. Usaha ini didirikan Muhammad Azuri pada pertengahan 2011. "Awalnya saya mau ikut kemitraan orang lain, tapi ternyata ada jalan membuka sendiri," ujar Azuri.

Aldriz Bubble menjual aneka minuman bubble dengan 20 varian rasa seperti cokelat, alpukat, susu, biskuit, dan lain-lain. Harganya pun relatif terjangkau, yakni Rp 3.000 per gelas.

Setahun kemudian, Azuri mulai memitrakan Aldriz Bubble. Saat ini ia telah memiliki 30 mitra yang tersebar di Jakarta dan Bandung. Ia sendiri sudah tidak memiliki gerai untuk fokus pada penyediaan bahan baku bagi mitra.

Paket investasi yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp 2,65 juta dan Rp 2,95 juta. Untuk paket jenis ini, calon mitra hanya mendapat bahan baku dan peralatan. Kemudian ada paket Rp 3,75 juta dan Rp 4,45 juta. Khusus paket ini, mitra juga mendapatkan gerai Aldriz Bubble.

Makin mahal paket maka mitra akan mendapat bahan baku lebih banyak. "Semua paket tersebut juga diberikan pelatihan dasar membuat minuman bubble," kata Azuri.

Setiap bulan, omzet rata-rata Aldriz Buble ini mencapai Rp 9 juta. Dengan margin 20%, mitra bisa balik modal selama 3 hingga 5 bulan.

Azuri tidak mengutip biaya royalti kepada mitra. Selain itu, harga jual ke konsumen pun bisa disesuaikan dengan target pasar. "Jadi harganya tidak harus Rp 3.000 per gelas. Tergantung lokasi. Kalau target konsumen memungkinkan, bisa jadi Rp 5.000 per gelas," ujar Azuri. Kemitraan ini hanya mewajibkan pembelian bahan di kantor pusat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×