Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.578
  • SUN95,67 0,00%
  • EMAS656.000 -0,46%

Menghitung cuan si ratu daun aglaonema

Sabtu, 18 Agustus 2018 / 12:05 WIB

Menghitung cuan si ratu daun aglaonema

KONTAN.CO.ID - Beberapa tahun lalu, aglaonema sempat naik daun. Bahkan harganya cukup melambung tinggi hingga jutaan rupiah untuk satu pot. Penentuan harga aglaonema juga kerap didasarkan pada banyaknya jumlah daun.

Nawawi Kiwie, pembudidaya sekaligus penjual aglaonema di Tangerang Selatan, Banten pun mengamininya. “Untuk aglaonema jenis tertentu, memang ada yang harganya tergantung banyaknya daun. Bahkan, satu daun bisa mencapai Rp 350.000,” kenangnya.  

Sudah hampir lima tahun Nawawi membudidayakan aglaonema. Ia bilang, hingga kini, permintaan tanaman daun tersebut masih terus ada, meski tidak sebanyak dulu saat booming.

Selain itu, harga aglaonema pun saat ini makin bervariasi, mulai dari yang paling murah, yakni puluhan ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Sehingga makin banyak kalangan bisa mengoleksi aglaonema.

“Makin ke sini, variasinya makin banyak, jadi harganya makin variatif juga. Kalau punya saya paling murah dari harga Rp 25.000 sampai jutaan rupiah ada. Saya menjual 108 jenis aglaonema,” kata Nawawi.

Jenis Aglaonema yang dibanderol jutaan rupiah per pot, seperti goliath, khanza, harlequin dan lady valentine. Deretan jenis aglaonema tersebut harganya mulai Rp 1,5 juta sampai Rp 7,5 juta per pot, tergantung jumlah dan ukuran daun.       

Taufik Hambali, pembudidaya aglaonema asal Kediri, Jawa Timur juga mengatakan jika saat ini harga tanaman tersebut makin beragam lantaran jenisnya yang makin banyak. Banyaknya jenis aglaonema ini lantaran kian banyaknya persilangan jenis aglaonema asal luar negeri dengan jenis lokal.

“Aglaonema masuk ke Indonesia sudah cukup lama. Dulu, kebanyakan dari Thailand. Lalu banyak juga yang disilangkan dengan varietas lokal, jadi sekarang makin banyak jenisnya,” tuturnya. Taufik sendiri menjual aglaonema mulai Rp 15.000 sampai jutaan rupiah per pot.  

Baik Taufik maupun Nawawi sama-sama mengungkapkan, permintaan Aglaonema masih tinggi. Terbukti dari hasil penjualan mereka yang mencapai 200 – 300 pot tiap minggu.

Bahkan Nawawi mengaku dirinya bisa mengantongi omzet Rp 30 juta–Rp 75 juta per bulan. “Kalau sedang ramai, satu hari omzet saya bisa sampai Rp 10 juta. Seminggu saya bisa jual 200 pot untuk satu jenis aglaonema,” tuturnya.

Begitu pula dengan Taufik yang juga bisa mengantongi omzet sampai Rp 50 juta per bulan. Pelanggan Taufik maupun Nawawi berasal dari seluruh daerah di Indonesia mulai Aceh, Makassar, Lombok, Bali, Balikpapan, sampai Timika di Papua.

Sebagian besar pelanggan yang membeli Aglaonema di lapak Taufik dan Nawawi biasanya untuk dijual lagi.                   


TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.1132 || diagnostic_web = 2.6687

Close [X]
×