Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.205
  • SUN90,77 -0,26%
  • EMAS623.158 -0,48%

Mengintip celah usaha binatu yang masih basah

Sabtu, 12 Mei 2018 / 10:10 WIB

Mengintip celah usaha binatu yang masih basah



Masih bagus di perkotaan

Pengamat Waralaba dari Proverb Consulting, Erwin Halim berpendapat bisnis binatu masih terus prospektif untuk beberapa tahun ke depan, terutama bagi masyarakat perkotaan. Padatnya kesibukan dan waktu yang terbatas jadi penyebab bisnis ini masih dibutuhkan bagi masyarakat perkotaan. "Bisnis laundri masih tetap bagus dan terus berkembang," katanya ke KONTAN.

Tak heran bila pemain baru masih terus bermunculan. Untuk menghadapi ketatnya persaingan, para pelaku usaha harus benar-benar teliti dalam menentukan segmentasi pasar dan lokasi. Jadi tidak sembarangan asal membuka usaha saja.  

Terkait persoalan klasik di bisnis ini yakni keluar masuk pegawai, bisa disiasati. Tidak cuma dari besaran gaji saja tapi juga dari hal lainnya. Semisal pebisnis menerapkan sistem  insentif berdasarkan kinerja. "Pelaku usaha bisa buat key performance indicator atau KPI untuk karyawan," terangnya.

Kendala pasokan bahan baku seperti sabun cair dan bahan lainnya bisa diatasi dengan membuka sistem keagenan  di tiap wilayah untuk permudah alur distribusi.


REVIEW WARALABA

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0515 || diagnostic_web = 0.3496

Close [X]
×