Close
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.900
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS612.058 0,50%

Menikmati fulus dari sensasi kepulan asap biskuit

Rabu, 21 Februari 2018 / 11:30 WIB

Menikmati fulus dari sensasi kepulan asap biskuit



KONTAN.CO.ID - Gaya kekinian tak hanya melingkupi dunia fesyen ataupun gaya hidup. Industri kuliner pun tersentuh oleh tren ini. Seperti tren penganan berasap.  

Jika Anda pernah mencicipi es krim berasap yang populer beberapa saat lalu, kini berkembang pula biskuit berasap. Berbeda dengan biskuit pada umumnya, saat kita mengunyah biskuit itu, asap akan keluar dari mulut dan hidung, layaknya seekor naga yang meneluarkan api. Sensasi asap ini pun mengundang rasa penasaran banyak orang untuk segera mencicipinya.

Seperti pembuatan es krim nitrogen, biskuit ini memang dibuat dengan campuran nitrogen, hingga menghasilkan sensasi dingin dan bisa mengeluarkan kepulan asap saat disantap. Asap inilah yang menjadi inovasi baru dan keunikan dari biskuit ini.  

Asal tahu saja, makanan ini sebenernya merupakan pengembangan dari es krim nitrogen yang sempat naik daun sekitar tahun 2014 lalu. Biskuit pun menjadi salah satu menu pendamping supaya konsumen tidak merasa bosan.

Selang tiga tahun, rupanya es krim ini kunjung ditinggalkan konsumen. Meski tak moncer seperti sebelumnya, masih ada konsumen yang sengaja memburunya untuk menghilangkan rasa penasaran.

Enobe Sutedja, Direktur Freeze Indonesia mengaku sampai sekarang masih ada saja konsumen yang ingin mencicipinya. "Meski tidak ramai sekali, namun selalu saja ada pembeli karena mereka baru mendengar dan ingin  menghilangkan rasa penasarannya," katanya pada KONTAN, Kamis (1/2).

Sementara, biskuit nitrogen yang menjadi menu pendamping merupakan salah strategi perusahaan dalam pengembangan produk. Biskuit asap yang disebut dragon cookie  ini baru meluncur pada tahun 2017 lalu. Harganya dibandrol Rp 30.000 per cup. Ada dua varian yang disediakan yaitu coklat dan keju.

Meski terkesan modern, bahan baku pembuatan biskuit ini merupakan produk lokal. Freeze Indonesia pun menambahkan varian rasa pada biskuitnya agar tak hambar saat dimakan.

Pemain lainnya adalah Bayu Anggara yang membesut snack berasap Pong Pong Indonesia awal 2018 ini. Ia pun mendulang untung dari camilan yang sedang booming ini.  "Buktinya, setiap pembukaan gerai baru atau pembuakaan gerai dibazar pasti dibanjiri oleh konsumen," ujar dia.

Bayu menambahkan antusias konsumen muncul karena melihat penampilan snack yang terdapat kepulan asap di cup. Asal tahu saja, menu makanan ringan ini diadopsi dari Korea. Di negara asalnya, makanan ini sudah lebih dulu populer. Brand Pong Pong sendiri berasal dari Malaysia.

Harga satu cup Pong Pong Rp 35.000. Ada lima varian rasa yang ditawarkan, yakni cokelat, jagung, stroberi, panda, dan jagung keju. Sayangnya, dia enggan mengungkapkan omzet penjualannya saban bulan. 


TREN BISNIS

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0012 || diagnostic_api_kanan = 0.0636 || diagnostic_web = 0.3581

×