kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Menjajal bisnis camilan kentang ulir


Selasa, 10 September 2013 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan momentum mudik lebih awal yakni mulai hari ini, Jumat (22/4/2022). ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar


Reporter: Noor Muhammad Falih | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Bisnis kentang goreng spiral makin diminati. Beberapa pelaku usaha kuliner pun melihat camilan ini sebagai peluang bisnis yang menggiurkan. Salah satu yang sudah cukup lama bermain di bisnis ini adalah Sulistyawati Ningsih. Ia merintis usaha Ulir Kriuk Kentang Krispy Spiral di Cipondoh, Tangerang, sejak 2009.

"Namun, baru resmi bernama Ulir Kriuk Kentang Krispy Spiral sekitar 1,5 tahun lalu. Merek ini sudah terdaftar di HAKI (Hak Kekayaan Intelektual),” klaim perempuan yang akrab disapa Sulis ini.

Ulir Kriuk menyajikan kentang spiral dengan 20 varian bumbu, seperti keju, barbeque dan pizza. Satu tusuk kentang Ulir Kriuk dijual seharga Rp 3.000. Menurut Sulis, keunggulan Ulir Kriuk terutama dari sisi rasa. Sulis menggunakan racikan bumbu khusus, sehingga kentang spiral terasa lebih enak.

Supaya berkembang lebih cepat, sejak 1,5 tahun lalu, Sulis sudah menawarkan sistem kemitraan Ulir Kriuk. Saat ini, ada total 60 gerai Ulir Kriuk  yang tersebar di Tangerang, Jakarta, Bekasi, Surabaya, Padang hingga Balikpapan. Rinciannya, dua gerai milik pusat, sisanya gerai kepunyaan mitra.

Berminat menjadi mitra Ulir Kriuk? Sulis menawarkan empat paket investasi. Paket tanpa booth dengan investasi senilai Rp 5 juta dan Rp 7,5 juta.

Lalu, paket booth seharga Rp 10 juta dan Rp 12,5 juta. Perbedaannya terletak dari bentuk dan ukuran booth dan banyaknya perlengakapan dan bahan baku kentang yang didapat mitra. Setiap paket sudah termasuk bahan baku kentang dan bumbu sebanyak 5 kilogram (kg).

Sulis memperkirakan, setiap gerai Ulir Kriuk bisa meraup omzet sekitar Rp 7,8 juta per bulan. Dengan keuntungan bersih hingga 45%, mitra diproyeksi bisa balik modal sekitar empat bulan. Sulis hanya mewajibkan mitra membeli bumbu dari pusat. Sedangkan,  kentang bisa dibeli dari luar, lantaran mudah didapat.

Ia menargetkan, hingga penghujung tahun ini, bisa memiliki total 100 gerai Ulir Kriuk. Untuk mengejar target tersebut, Sulis kerap kali mengikuti berbagai pameran usaha kecil dan menengah di Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×