Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.493
  • SUN94,17 -0,23%
  • EMAS659.000 0,61%

Menjumput laba lumut moss, si hijau karpet akuarium

Minggu, 21 Oktober 2018 / 06:30 WIB

Menjumput laba lumut moss, si hijau karpet akuarium

KONTAN.CO.ID - Tanaman lumut yang kerap digunakan untuk aquascape ini dikenal dengan sebutan moss. Jenis lumut ini banyak dicari lantaran mudah perawatannya. 

Muhamad Mufthi Rafsyanzani, pemilik Aquatic Saintz asal Bogor, Jawa Barat menjelaskan, sebenarnya moss bukan tanaman air seutuhnya. Lebih tepat jika disebut tanaman semi air. Sebab, di habitat asalnya, moss hidup menempel di dinding-dinding yang lembab di permukaan air. Namun, juga bisa bertahan hidup di dalam air dengan perawatan khusus. 

Aquatic Saintz menjual aneka jenis moss, seperti moss ricardia, moss pelia, java moss, moss Taiwan, moss fisiden, moss weeping java, moss peacock, dan moss monte carlo. Harga yang dibanderol cukup beragam. Untuk moss ukuran cup dibanderol Rp 15.000-Rp 25.000 per cup. Sedangkan untuk ukuran lempeng dibanderol mulai Rp 8.000- Rp 10.000 per lempeng.

"Harga moss ini tergantung jenisnya dan ukuran. Yang paling mahal saat ini jenis moss fisiden, satu cup bisa Rp 25.000, itupun enggak penuh. Ada yang saya jual per cup, ada beberapa jenis yang saya jual lempengan. Ada juga yang satu nampan, biasanya saya jual sekitar Rp 70.000," kata Zani. Dalam sebulan, ia mengaku bisa menjual rata-rata 80-200 cup untuk tiap jenis moss

Menjajal peruntungan di bisnis budidaya moss juga dilakukan oleh Deni Yunus, pemilik  Blue Green Farm asal Bogor Barat. Sama seperti Zani yang memulai bisnis dari hobi aquascape, Deni bilang, moss merupakan pilihan tepat bagi para pemula aquascape

"Kalau masih awal ingin coba aquascape, moss ini paling cocok. Belajar dulu merawat tanaman moss, kalau berhasil bisa nambah ke jenis tanaman aquascape lainnya. Karena merawat moss ini paling mudah dibanding tanaman aquascape lain," tuturnya. 

Sama seperti Zani, Blue Green Farm milik Deni juga menjual aneka jenis tanaman moss, mulai dari moss peacock, java moss, moss fisiden, moss weeping, dan moss ricardia. Ia mengatakan, tidak semua jenis moss selalu ada stoknya. Ada beberapa moss yang cepat habis dan sulit untuk menambah lagi pasokannya. 

"Saya jualnya tergantung stok, kalau pas stoknya ada ya saya bilang ada. Kalau enggak saya tawarkan untuk pesan dulu. Yang paling laris dan susah dicari itu jenis fisiden. Padahal harganya lumayan tinggi, tapi banyak yang cari," jelas Deni. 

Ia menjual aneka jenis moss tersebut mulai dari Rp 10.000 untuk ukuran cup, sedangkan ukuran nampan dibanderol Rp 70.000. Deni juga menawarkan paket mix 10 jenis moss yang dibanderol Rp 110.000. Dalam sebulan, rata-rata ia bisa menjual total 400 - 500 cup tanaman moss.                      


TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.2112 || diagnostic_web = 1.4543

Close [X]
×