Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.578
  • SUN95,67 0,00%
  • EMAS656.000 -0,46%

Meski butuh edukasi, pasar skincare natural kian menawan

Minggu, 18 November 2018 / 07:30 WIB

Meski butuh edukasi, pasar skincare natural kian menawan

KONTAN.CO.ID - Bagi sebagian kaum hawa, kesehatan dan kecantikan kulit menjadi perhatian penting dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, tak jarang mereka mengeluarkan biaya hingga puluhan juta rupiah untuk sekali perawatan. Persoalan kulit memang kerap meresahkan banyak perempuan.

Tiga tahun belakangan, tren penggunaan bahan alami dalam produk perawatan kulit dan kesehatan makin berkembang. Kesadaran untuk kembali menggunakan bahan-bahan alami dalam produk perawatan makin bertambah. Peluang ini pun ditangkap oleh beberapa pelaku usaha kecantikan dan kesehatan.

"Makin ke sini, banyak orang mulai peduli sama kesehatan kulitnya. Jadi tidak hanya perawatan biasa, tapi lebih soal kesehatan kulit. Pelanggan saya kebanyakan datang dari mereka yang sudah mulai peduli dengan kesehatan kulit," kata Shelly Mahardhika, founder Body and Co asal Bali.

Sejak awal mendirikan Body and Co pada tahun 2016 lalu, Shelly mengatakan pasar skincare natural makin meningkat. Ia bilang, makin banyak masyarakat yang mulai sadar untuk kembali ke bahan-bahan alami. Sehingga, potensi pasar skincare natural di Indonesia bisa dibilang makin menjanjikan.

"Untuk pasarnya sendiri sebenarnya menjanjikan, walaupun belum sebanyak produk skincare komersil, tapi pelan-pelanlah masyarakat Indonesia menuju ke sana," tuturnya.

Shelly mengakui bahwa merintis bisnis skincare alami di Indonesia memang banyak tantangan. Kurangnya edukasi soal manfaat bahan alami menjadi salah satu tantangan yang harus diselesaikan.

"Awalnya memang tidak mudah bikin produk yang anti mainstream di pasaran, tapi saya terus melakukan edukasi pada masyarakat soal manfaat bahan-bahan alami yang saya gunakan dalam produk Body and Co," papar gadis 28 tahun ini.

Tantangan soal kurangnya edukasi soal manfaat bahan-bahan alami dalam produk perawatan dan kesehatan juga dirasakan oleh Arlin Chondro, founder Peek Me Naturals. Memasarkan produk olahan essential oil atau minyak atsiri di Indonesia butuh kerja keras.

Pasalnya, selama ini masyarakat Indonesia hanya mengenal essential oil sebagai produk kecantikan, relaksasi dan spa. Hanya segelintir orang yang mengetahui khasiat essential oil sebagai produk kesehatan.

"Waktu awal dulu saat buka stand di bazar komunitas, saya jelaskan satu-satu produk Peek Me pada tiap pengunjung yang datang. Bagaimana cara pakainya, khasiatnya apa, sekalian edukasi juga," kenang Arlin pada KONTAN beberapa waktu lalu.

Ia mengakui, bila pengetahuan soal aromatheraphy maupun essential oil di Indonesia sangat minim. Mau tidak mau, perempuan kelahiran Bandung ini harus sabar dan telaten memperkenalkan khasiat produknya pada masyarakat.    


TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0704 || diagnostic_web = 0.6553

Close [X]
×