kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Modal ventura tetap prudent dalam injeksi modal


Senin, 09 Juli 2018 / 20:07 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Opini - Modal Ventura


Reporter: Puspita Saraswati | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Melihat kondisi ekonomi yang belum stabil saat ini, apalagi ada perang dagang antar Amerika Serikat dan China, perusahaan modal ventura juga memperhatikan kondisi tersebut. Tapi belum mempengaruhi ekspansi bisnis tersebut.

Menurut Ketua Asosiasi Modal Ventura dan Start-Up Indonesia (Amvesindo) Jefri R Sirait para venture capital saat ini lebih awas diri dan jeli melihat keadaan

"Karena venture capital lebih banyak menyasar perusahaan small medium entreprise. Kondisi ini beda dibandingkan dengan perusahaan besar," katanya kepada Kontan.co.id, Senin (9/7)

Meski begitu, pihaknya selalu menyampaikan kondisi makro yang terjadi saat ini. "Secara umum, kami sampaikan pada perusahaan perlu ada prudent dalam investment atau prinsip kehati-hatian untuk investasi kepada start up maupun equity participant," katanya.

Ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan perusahaan dalam menanamkan modal. Seperti melihat sektor bisnis, lantas karakter dari si pemilik start up, serta kemampuan mengembangkan usaha.

Dihadapkan dengan kondisi makro ekonomi seperti sekarang, Ia menekankan jika investasi pada venture capital tidak terlalu berdampak. Sebab sifat investasi dalam model bisnis ini bersifat jangka panjang.

"Pada venture capital, investasi sifatnya jangka panjang. Meski investasi tetap terjadi tapi capital call-nya tidak akan cenderung menggebu-gebu untuk disalurkan dengan melihat kepada beberapa faktor, kondisi ekonomi salah satunya," sahutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×