kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.925
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS613.068 0,17%

Mulanya hanya ingin pasta lebih merakyat

Sabtu, 30 Juni 2018 / 14:14 WIB

Mulanya hanya ingin pasta lebih merakyat
ILUSTRASI. Hernando Yudha Setiawan



KONTAN.CO.ID - Kuliner pasta memang sudah tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, makanan asal Italia ini punya penggemarnya sendiri di tanah air. Namun, ternyata, pasta yang selama ini dikenal sebagai produk mahal, bisa juga dijual dengan harga miring.

Hernando Yudha Setiawan adalah sosok di balik menjamurnya ratusan gerai pasta dengan brand Pasta Kangen. Saat awal mendirikan Pasta Kangen, ia mencoba menjajakan pasta di dalam gerobak. Ia ingin salah satu menu western ini lebih merakyat.  

Upayanya untuk membuat olahan pasta lebih merakyat rupanya berbuah manis. Tak hanya produk olahan pastanya disukai banyak konsumen, tetapi juga mendatangkan ratusan mitra yang bersedia menjajakan hidangan tersebut.

Pada Maret 2015, awal mula Hernando mendirikan Pasta Kangen. Ia tertarik berbisnis pasta setelah melihat peluang pasarnya masih sangat luas. "Selain kompetitornya masih sedikit, ngga banyak brand pasta di Indonesia yang populer di masyarakat," terang Venji, sapaan akrab Hernando pada KONTAN, Rabu (20/6).

Dengan konsep pasta 'gerobakan' dan sistem kemitraan, saat ini, Pasta Kangen telah berhasil menjaring 266 mitra yang tersebar di 58 kota di Indonesia. Venji menjelaskan, setelah dua tahun Pasta Kangen dengan konsep gerobak berjalan, ia ingin memperluas dan memaksimalkan potensi pasar dengan mengembangkan Pasta Kangen berkonsep kafe.

"Awalnya memang di dalam gerobak, lalu sekitar tahun 2017 kemarin, kami luncurkan Pasta Kangen dengan konsep kafe. Alhamdulilah, sampai sekarang sudah ada sekitar 112 mitra Pasta Kangen yang berkonsep kafe," ungkapnya. Total gerai Pasta Kangen saat ini mencapai 378 gerai tersebar di 58 kota, mulai dari Banda Aceh sampai Kalimantan, Nusa Tenggara bahkan Sulawesi.

Pasta Kangen menawarkan sekitar 60 menu utama, seperti aneka pasta, pizza, nasi goreng, dan ayam geprek. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, yakni mulai Rp 8.000 - Rp 28.000 per porsi. Venji mengatakan jika harga sengaja dibuat cukup terjangkau karena menyasar pasar anak muda usia 18 tahun - 28 tahun.          


PROFIL PENGUSAHA

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0768 || diagnostic_web = 0.3283

Close [X]
×