kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

NextICorn ajang bertemu startup & investor Jepang


Selasa, 12 September 2017 / 16:28 WIB


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) bersama Asosiasi Modal Ventura Indonesia untuk Startup Indonesia ( Amvesindo) dan Global Consulting Ernst & Young meluncurkan inisiatif “Next Indonesian Unicorn (NextICorn)”. Inisiatif ini guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dari sisi penggerak ekonomi digital

Pada tahap pertama, inisiator NextICorn ini menggelar kegiatan 'Indonesia - Japan Innovation Meetup' pada Selasa (12/9) dengan mengandeng Japan External Trade Organization (Jetro). Terdapat 45 startup yang dipertemukan pada kegiatan ini.

Jetro mendapatkan lebih dari 50 orang investor dari Jepang. Investor ini akan berhadapan dengan satu-satu startup. Kami juga mengumpulkan startup potensial lalu dikurasi, dilatih, dan dibuat profilenya agar lebih menjual.

"Tujuannya agar dapat memunculkan satu unicorn setiap tahun. Jadi target kita 2019 ada lima unicorn," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia Rudiantara, Selasa (12/9).

Walaupun kegiatan ini baru pertama digelar, Rudi bilang langkah mengundang investor asing masuk ke startup Indonesia tidak berhenti sampai di sini saja. Rudi akan terus mendatangi negara investor lainnya yang berpeluang untuk berinvestasi tapi belum mengenal banyak tentang Indonesia.

"Kami tidak lagi pasif menunggu investor datang. Kita perlu proaktif mendatangi rumah, kantornya, negaranya. Kami akan menjual Indonesia dalam tanda kutip secara positif. Inilah yang kita inginkan karena semakin banyak investor masuk ke Indonesia maka pertumbuhan Indonesia akan lebih baik," ungkap Rudi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×