kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Peluang tambahan mencari tebengan searah perjalanan


Sabtu, 26 Oktober 2019 / 12:00 WIB

Peluang tambahan mencari tebengan searah perjalanan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Belakangan ini semakin banyak aplikasi yang menawarkan layanan transportasi untuk memudahkan aktivitas sehari-hari. Mulai dari besutan perusahaan raksasa semacam Gojek atau Grab, hingga level start up.

Salah satunya adalah Tebengan yang  didirikan pada Maret 2017. Sesuai namanya, aplikasi ini sejatinya membantu para pengemudi dan penumpang yang saling membutuhkan satu sama lain untuk bepergian bersama-sama. Jadi layanan ini berbeda dengan yang sudah ada seperti Gojek atau Grab.

Jadi aplikasi Tebengan merupakan layanan rute pre planned atau sudah direncanakan sebelumnya. Sedangkan Grab atau Gojek adalah layanan transportasi on demand atau sesuai permintaan dari konsumen.  

Tak heran jika mitra Tebengan kebanyakan adalah para pekerja kantoran yang membawa kendaraan yang setiap hari pulang pergi dari rumah ke kantor dan sebaliknya, pulang kantor.

Baca Juga: Line akuisisi TemanJalan

Jadi, Tebengan adalah layanan antar jemput dengan konsep nebeng. Yakni ada  pengemudi yang menyediakan kursi kosong untuk teman Tebengan tatkala pengemudi dan penumpang memiliki perjalanan searah.

Aplikasi ini juga memiliki fitur rutin. Tujuannya adalah untuk memudahkan pengemudi membuat perjalanan yang sama dan searah yang bisa digunakan untuk jangka waktu satu bulan lebih. Keberadaan rute yang tetap ini untuk mempermudah penumpang memesan kursi yang kosong.

Lantas bagaimana cara untuk memesan Tebengan ini. Menurut Reza Syahdan, Chief Executive Officer  Tebengan, di aplikasi ini ada fitur laiknya konsumen memesan tiket pesawat di aplikasi pemesanan tiket pesawat. Yakni rute tujuan, titik jemput, hingga jam penjemputan. "Jadi ada fitur maps, notifikasi, koordinasi jam, dan lokasi penjemputan dan pengantaran," katanya kepada KONTAN, Selasa (22/10).

Baca Juga: Nebengers, dari jalan lalu ke bisnis

Tarif dipatok mulai dari  Rp 5.000 sampai Rp 30.000 untuk  sekali perjalanan. Misalnya dari Jakarta ke Bogor atau Tangerang ke Bogor.

Sejauh ini Tebengan bisa digunakan untuk rute perjalanan di Jabodetabek. Namun tersedia juga rute jauh seperti ke Yogyakarta, Semarang, Bandung dan tujuan lainnya.

Saat ini, aplikasi ini sudah dipakai oleh 7.000 pengguna. Bagi pengemudi juga bisa bergabung kapan saja di aplikasi tersebut. Syaratnya adalah harus ada verifikasi, seperti pendaftaran di email dan identitas pribadi serta Surat Izin Mengemudi (SIM).

Melihat hasil tersebut, Reza optimistis jumlah pengguna Tebengan bakal makin bertambah banyak. Hingga akhir tahun ini ditargetkan ada sebanyak 10.000 pengguna yang bergabung. Untuk itu pihaknya bakal perbanyak fitur, khususnya keamanan seperti verifikasi identitas dan emergency button.        


Reporter: Venny Suryanto
Editor: Markus Sumartomjon



Close [X]
×