kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45866,25   0,74   0.09%
  • EMAS918.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.32%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Potensi cuan bertambah dari bisnis Pertashop


Kamis, 24 Juni 2021 / 16:19 WIB
Potensi cuan bertambah dari bisnis Pertashop
ILUSTRASI. Petugas mengisi BBM jenis Pertamax ke sebuah mobil di Pertashop Desa Sibedi, Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (23/6/2021).

Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Animo masyarakat di berbagai daerah terhadap bisnis SPBU Mini dengan label Pertashop, semakin hari semakin tinggi. Lihat saja, sudah ada 1.498 Pertashop yang beroperasi di berbagai daerah. Ini menjadi tanda, buka usaha Pertashop menjanjikan keuntungan.

Lalu apa sih Pertashop itu? Pertashop merupakan salah satu lembaga penyaluran resmi Pertamina sekala kecil untuk melayani kebutuhan konsumen Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG (non subsidi), dan produk ritel lainnya yang belum terlayani oleh lembaga penyalur Pertamina Lainnya, dengan mengutamakan lokasi pelayanannya di desa atau di kota yang membutuhkan pelayanan produk ritel perusahaan minyak dan gas pelat merah itu.

Lalu bagaimana bila ada yang ingin menjadi mitra Pertashop? Di sini, Pertamina memberikan keuntungan yang menarik, bila ingin bermitra.

Yang pasti, kerja sama yang menguntungkan, modal usaha yang kecil, jaminan ketersediaan bahan bakar, takaran dan kualitas BBM, lahan yang diperlukan tidak luas.

Baca Juga: Persaingan bisnis pompa bensin mini di daerah kian semarak

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Sub Holding Comercial and Trading, Putut Andriatno menegaskan, selain mudah, mitra yang ingin bermitra dengan Pertashop ini juga bisa merasakan keuntungan lainnya.

"Adanya dukungan fasilitas pembiayaan, baik KUR maupun kredit lainnya dari perbankan hasil kerja sama Pertamina dengan Bank Himbara," kata Putut dalam keterangannya, Rabu (23/6).

Kemudian dari segi perizinan usaha tidak ribet alias sangat sederhana. Nah, yang tak kalah penting adalah produk yang ditawarkan dari Pertashop yakni produk yang berkualitas (Pertamax, Dexlite, Bright Gas dan Pelumas Pertamina).

Dikutip dari laman resmi kemitraan Pertamina, ada dua skema bisnis membuka usaha Pertashop atau SPBU mini Pertamina yakni skema DODO dengan biaya investasi dan biaya operasional seluruhnya ditanggung mitra. Untuk skema pertama, biaya yang diperlukan untuk investasi awal dan operasional adalah sebesar Rp 250 juta.

Skema kedua adalah CODO atau biaya investasi dilakukan oleh Pertamina, sementara mitra hanya cukup mengeluarkan biaya untuk kebutuhan operasi. Modal yang dibutuhkan untuk skema kedua yakni sekitar Rp 80 juta.

Pertamina juga memiliki ketentuan luas minimum dan kapasitas tangki untuk membuka bisnis Pertashop. Contohnya, untuk membuka usaha Pertashop Gold, maka luas minimum yang diperlukan yakni kurang lebih 210 meter persegi atau 15 x 14 meter.

Baca Juga: Sampai Juni 2021, terdapat 1.498 Pertashop yang telah beroperasi

Lalu tangki penyimpanan memiliki kapasitas 3 KL upper ground dengan omzet rekomendasi sebesar 400 liter per harinya. Untuk produk yang dijual di Pertashop antara lain Pertamax, Dexlite, LPG non-subsidi, dan pelumas.




TERBARU

[X]
×