kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45936,49   -8,95   -0.95%
  • EMAS1.027.000 -0,19%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Privy raih pendanaan Seri B dari GGV Capital senilai US$ 17,5 juta


Selasa, 26 Oktober 2021 / 15:57 WIB
Privy raih pendanaan Seri B dari GGV Capital senilai US$ 17,5 juta
ILUSTRASI. Tanda tangan digital PrivyID. 


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan startup penyedia layanan tanda tangan digital dan identitas digital, Privy, mendapat pendanaan seri B sebesar US$ 17,5 juta atau sekitar Rp 240 miliar.

Pendanaan tersebut dipimpin oleh venture capital global, GGV Capital, dan juga diikuti oleh Endeavour Catalyst, Buana Sejahtera Group, dan sebagian besar investor Privy sebelumnya yaitu MDI Ventures, Telkomsel Mitra Inovasi, Mandiri Capital, dan Gunung Sewu Group.

Dengan dukungan dana tersebut, Privy berencana memperluas cakupan infrastruktur TI dan keamanannya.  Privy memproyeksikan transaksi harian akan meningkat drastis dari 100.000 per hari menjadi 800.000 per hari hanya dalam dua tahun.  

“Privy memiliki modal yang kuat dalam menyediakan layanan identitas digital, dengan tim yang memiliki pengalaman gabungan di bidang hukum, regtech, fintech, dan keamanan siber. Fokus tim pada produk, privasi, dan keamanan akan memberikan landasan yang kuat untuk pertumbuhan masa depan perusahaan,” kata Jenny Lee, Managing Partner di GGV Capital dikutip dari keterangan resminya, Selasa (26/10).

Fajrin Rasyid, Direktur Digital Business Telkom dan Presiden Komisaris MDI Ventures menambahkan TelkomGroup memberikan dukungan kepada Privy untuk membantu mereka memungkinkan masyarakat Indonesia melakukan tanda tangan digital sejalan dengan misi Telkom untuk mendigitalkan Indonesia.

Baca Juga: Perusahaan startup Indonesia Digital Identity (VIDA) menimbang opsi fundraising

Saat ini, Privy telah menyediakan layanan identitas digital dan tanda tangan digital untuk ribuan perusahaan di Indonesia, termasuk perusahaan-perusahaan multinasional seperti Zurich, Manulife, ISS, WWF, Kelly Services, dan Phillip Morris.

“Mulai hari ini, kami memiliki mitra baru yang luar biasa untuk membawa Privy ke panggung global,” ujar Marshall Pribadi, CEO Privy.

Selama 5 tahun, Privy telah membantu jutaan pengguna untuk membuka rekening tabungan bank, pembukaan rekening sekuritas, pengajuan kartu kredit, polis asuransi, pembelian kendaraan bermotor, penandatanganan invoice, mengajukan pinjaman dari fintech, menandatangani kontrak sewa, dan melakukan banyak pekerjaan serta transaksi lainnya tanpa perlu bepergian dan menandatangani berkas dokumen secara fisik. 

Sejak 2017, pelanggan Enterprise di Privy tumbuh 17,5 kali lipat, pengguna individu tumbuh 30 kali lipat, dan jumlah dokumen yang ditandatangani tumbuh 58 kali lipat.

Selanjutnya: Modal ventura milik TLKM, MDI Ventures siapkan US$ 500 juta untuk danai startup

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×