kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45866,25   0,74   0.09%
  • EMAS918.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.32%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Program inkubator masih terus berjalan meski di masa pandemi corona


Sabtu, 31 Juli 2021 / 10:10 WIB
Program inkubator masih terus berjalan meski di masa pandemi corona

Reporter: Siti Masitoh | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi virus korona ternyata tidak menyurutkan hasrat dari modal ventura untuk menggelar program inkubator bagi para startup pilihan. Misalnya, yang GK-Plug and Play lakukan.

Menurut Managing Partner of GK-Plug and Play Wesley Harjono, program inkubator yang pihaknya lakukan berjalan lancar selama pandemi. Yang berbeda adalah metode pelaksanaan program tersebut. Yakni, dari semula berlangsung offline menjadi online. 

"Karena online, kami bisa mengundang lebih banyak startup dan bisa mengundang mentor dari luar negeri," katanya kepada KONTAN, 10 Juli lalu.

Yang menjadi kekurangan program tersebut adalah tidak ada interaksi sosial sesama startup. Biasanya, saat bertemu langsung bisa terjadi kolaborasi di antara startup.  Maklum, program inkubasi ini memang bertujuan untuk mencari model bisnis yang tepat.

Namun, meski online, Wesley bilang, ritme dari program inkubator yang kini sudah memasuki periode ke-9 atau batch 9 tidak berubah. GK-Plug and Play tetap bertindak sebagai jembatan bagi startup ke perusahaan-perusahaan besar yang membutuhkan layanan mereka.

Baca Juga: Indonesia dinilai perlu mendorong lahirnya pengusaha baru melalui kampus

Startup yang masuk program inkubator berasal dari banyak bidang. Mulai industri keuangan, pertanian, rantai pasok, edukasi, hingga sektor kesehatan.

Pada batch 9, GK-Plug and Play memilih 12 startup. Di antaranya: Cooklab, Keyta, Looyal, Nafas, Piring Sayur, Rakamin Academy, dan Rempah Tani Indonesia.

Sky Star Ventures juga tidak kesulitan dalam menjalankan program inkubator. Head of Program Skystar Ventures Okta Ramayana mengatakan, program inkubator Sky Star Ventures sudah memasuki  batch 8. Dan selama pandemi, sudah menjalankan dua program inkubator.

"Pada 2021, program ini sedang berjalan dari awal tahun dan rencananya akan rampung pada Agustus mendatang," ujar Okta kepada KONTAN.

Dari 13 startup yang masuk program inkubator, Sky Star Ventures memilih enam usaha rintisan. Lantas, para startup pilihan ini bisa masuk tahap inkubasi. Setelah selesai, Sky Star Ventures akan memfasilitasi ruang kerja, kebutuhan internet, dan koneksi bagi para startup tersebut.

Meski setelah program inkubasi ini selesai para peserta berjalan masing-masing dengan bisnisnya, Sky Star Ventures tidak akan melepas begitu saja startup tersebut. Komunikasi tetap berlanjut antara Sky Star Ventures dengan startup, seperti memberikan informasi tentang dana hibah atau kompetisi startup.

Pengamat startup Heru Sutadi menyambut baik program inkubator yang tetap berjalan di tengah pandemi. Ia mengharapkan, kegiatan tersebut bisa membina para startup hingga menjadi sukses. Dan, tidak sebatas hanya mencatat profil dari startup saja.  

Selanjutnya: Tahun 2021 Modal Ventura Mengincar Startup yang Berpotensi Mengempit Profit

 




TERBARU

[X]
×