kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45777,96   7,29   0.95%
  • EMAS887.000 -1,88%
  • RD.SAHAM 0.90%
  • RD.CAMPURAN 0.65%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.47%

Rencana Inhalife kembangkan UKM di industri halal


Selasa, 03 Desember 2019 / 17:26 WIB
Rencana Inhalife kembangkan UKM di industri halal
Pertemuan Menteri Koperasi dan UKM dengan Inhalife.

Reporter: Ratih Waseso | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Potensi industri halal bisa memberi efek positif bagi pertumbuhan UKM di pasar domestik. Untuk itulah Chairman Indonesia Halal Lifestyle Center (Inhalife), Sapta Nirwandar menemui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki untuk menjajaki kerjasama pengembangan industri halal di dalam negeri.

“Kami banyak bergerak di bidang industri halal termasuk fesyen, makanan dan lainnya. Dan ini bisa mendorong bisnis industri kecil dan menengah," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima KONTAN,  Senin (2/12).

Baca Juga: Kemenkop UKM gandeng Tanihub dan Akulaku kembangkan pasar global bagi UMKM

Harapannya, kerjasama tersebut bisa memajukan produksi UKM di pasar domestik, serta pasar ekspor. Kalau ini terjadi tentu bisa menambah devisa negara dan membantu pertumbuhan ekonomi nasional. "Kami ingin tidak hanya memenuhi kebutuhan sendiri, tapi juga bisa menjualnya sehingga mempunyai nilai tambah," jelasnya.

Baca Juga: Perkuat bisnis peternakan unggas mandiri, Pinsar akan bentuk koperasi

Untuk bisa merealisasikan hal tersebut, pihaknya berencana menggelar Food Festival International tahun depan. Rencana ini mendapat respon positif dari Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Harapannya, produk yang ditampilkan tidak cuma fesyen tapi yang lain, dan dalam hal ini adalah makanan. "Kami sudah bahas dengan Pak Menteri, dan responnya positif. Mudah-mudahan jadi," harapnya.

 

 

 

 

 

 



TERBARU

[X]
×