kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Sentra Batu Mulia: Berdiri sejak tahun 1980 (1)


Senin, 21 Januari 2013 / 13:12 WIB
Sentra Batu Mulia: Berdiri sejak tahun 1980 (1)
ILUSTRASI. Kondisi UMKM Akibat Pandemi: Perajin rotan di JAkarta


Sumber: Kontan 21/1/2013 | Editor: Havid Vebri

BILA Anda sedang berkunjung ke Kota Cirebon, Jawa Barat, tidak ada salahnya menyempatkan diri berburu aneka perhiasan batu mulia, mulai zamrud, ruby, safir, hingga batu alam.

Pusat penjualan batu mulia di Kota Udang bisa Anda temukan di Jalan Lemah Wungkuk. Sentra yang berdiri sejak tahun 1980-an ini awalnya ada di Gang Kemasan, Jalan Kemasan.

Namun, tahun 1995, sebagian pedagang pindah berjualan ke Lemah Wungkuk. Di jalan ini, mereka mangkal di atas trotoar. Makanya, bentuk kiosnya semi permanen. Mereka pindah karena Jalan Lemah Wungkuk lebih strategis.

Muhamad Ismail termasuk salah satu pedagang pertama yang berjualan di Lemah Wungkuk. "Saya jualan sejak tahun 1995," ujarnya. Pada masa itu, sudah ada beberapa pedagang yang berjualan di trotoar Jalan Lemah Wungkuk.

Tahun 1998, sentra penjualan batu mulia ini makin ramai. "Sejak tahun 1998, pedagang sudah boleh berdagang di atas trotoar," kata Ismail.

Saat ini, lebih banyak pedagang di Lemah Wungkuk ketimbang di Gang Kemasan. Ada sekitar 20 pedagang di Lemah Wungkuk. Ismail sendiri menjual aneka batu akik dan batu alam.

Harga batu akik dia jual mulai Rp 5.000 per biji. Sedang harga batu alam mencapai ratusan ribu rupiah per butir. Harga itu belum termasuk gagang pengikat atau batangan cincin.

Ismail menjual pengikat berbahan perak, baja putih, dan aloy. Cincin yang paling mahal ia hargai Rp 1 juta. "Biasanya, itu batu alam dengan ikat perak," ujar Ismail yang mengaku mengantongi omzet puluhan juta rupiah per bulan.

Pedagang lainnya Abdul Somad tak hanya membidik konsumen menengah bawah. Pelanggannya pun banyak dari kalangan menengah atas, dengan harga jual Rp 250.000- Rp 50 juta per buah. "Yang Harga Rp 250.000 sudah dapat batu akik dengan ikat perak," jelas Somad.

Selain batu akik, Somad juga menjual batu berharga, seperti zamrud, safir, dan ruby. Zamrud merupakan batu mulia termahal dengan harga Rp 50 juta per biji. Ia mendapat omzet hingga puluhan juta per bulan.      

(Bersambung)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×