Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.578
  • SUN95,67 0,00%
  • EMAS656.000 -0,46%

Seruput bisnis teh masih mewangi

Sabtu, 01 Desember 2018 / 06:30 WIB

Seruput bisnis teh masih mewangi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selain kopi yang masih ngehip hingga kini, teh merupakan salah satu minuman favorit masyarakat kita. Hampir pasti di tempat makan atau gerai minuman, tersaji menu minuman teh.  

Ada ragam cara yang dilakukan pelaku usaha dalam menyajikan minuman teh. Ada yang panas, hangat atau dengan es batu alias minuman teh yang dingin.

Nah, yang pernah menjadi tren setahun yang lalu adalah minuman teh kekinian yang biasa disebut teh fusion. Biasanya, ini adalah minuman teh dingin yang ditambah dengan berbagai rasa dan topping.

Tren tersebut sempat membuat banyak pelaku usaha yang mencoba peruntungan di bisnis teh ragam rasa tersebut.  Malah ada yang menawarkan kemitraan usaha. Review waralaba KONTAN kali ini mengulas tentang kemitraan usaha gerami minuman teh tersebut. Berikut ulasan singkatnya.

Your Tea
Kemitraan minuman teh asal Bogor ini milik Indra Thamrin yang didirikan sejak tahun 2008. Saat diwawancarai KONTAN tahun lalu, Your Tea telah memiliki 142 gerai yang tersebar di 32 kota, paling banyak di Jabodetabek, Jawa Timur, Kalimantan, Sumatera, Bali dan Sulawesi.

Indra mengatakan saat ini pertambahan mitra baru rata-rata tiga sampai lima mitra per bulan. Total jumlah gerai saat ini kurang lebih mencapai 200 gerai. "Mayoritas gerai berada di Jabodetabek dan Jawa Barat," ungkapnya kepada KONTAN, Kamis (1/11).

Ada sedikit perubahan harga pada paket kemitraan. Jika tahun lalu ia menawarkan kemitraan dengan berbagai pilihan seperti paket Rp 3,5 juta, Rp 4 juta, Rp 4,5 juta dan Rp 5 juta. Tahun ini nilai paketnya meningkat, yakni paket A Rp 6,5 juta, paket B sebesar Rp 6 juta, paket C tercatat Rp 5,5 juta, dan paket D yakni 5 juta.

Fasilitas yang didapat di paket A antara lain mesin sealer, peralatan masak seperti kompor gas, gerai Your Tea, satu unit boks teh, boks es buah, gelas takaran, saringan teh, adukan teh dan lainnya.

Adapun paket B mendapat fasilitas seperti paket A minus  tanpa alat masak. Sedangkan paket C  minus  mesin sealer. Adapun paket D minus gerai, mesin sealer dan peralatan masak.

Indra menjelaskan, harga kemitraan tersebut belum termasuk harga bahan baku. Bahan baku dibeli terpisah, harga yang ditawarkan mulai dari Rp 920.000 hingga Rp 1,2 juta. Mitra hanya akan diberikan bahan baku seperti gelas dan tutup gelas sebanyak 1.000 buah serta 10 bungkus teh.

Saat ini ia menjajakan teh tersebut dengan harga Rp 3.000 sampai Rp 6.000 per gelas. Indra menambahkan mitra dapat balik modal dalam waktu 3 bulan, asalkan sanggup menjual 100 cup per hari.

Hasilnya, mitra bisa merapu laba bersih Rp 2,5 juta setelah dikurangi biaya sewa serta tenaga kerja.
Dengan skema tersebut, ia menargetkan saban bulan bisa menjaring sebanyak 10 mitra baru per bulannya. "Supaya bisa membantu menciptakan lapangan kerja," katanya.  


TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0010 || diagnostic_api_kanan = 0.0613 || diagnostic_web = 0.6777

Close [X]
×