CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.544   15,00   0,09%
  • IDX 6.680   1,46   0,02%
  • KOMPAS100 880   2,86   0,33%
  • LQ45 666   1,84   0,28%
  • ISSI 234   -0,26   -0,11%
  • IDX30 370   0,61   0,17%
  • IDXHIDIV20 458   0,82   0,18%
  • IDX80 100   0,38   0,38%
  • IDXV30 128   0,49   0,39%
  • IDXQ30 118   0,20   0,17%

Setelah Banten dan Padang, pengembangan Kabupaten dan Kota Kreatif hadir di Jakarta


Minggu, 05 September 2021 / 16:50 WIB
ILUSTRASI. Perancang busana Julianto membuat gambar pakaian rancangannya di Jakarta, Jumat (17/1/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nz


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Pemerintah berupaya mengembangkan usaha kreatif. Setelah Banten dan Padang,  pengembangan kewirausahaan program pengembangan Kabupaten/Kota kreatif  menyambangi ibu kota. Pengembangan dunia kreatif  ini guna meningkatkan lapangan pekerjaan. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, sejatinya program ini sudah ada sejak tahun 2016. Dan hingga saat ini terus dikembangkan oleh Kemenparekraf/Baparekraf. 

Tahapan kegiatan dilakukan dimulai dari pemetaan dan pengusulan subsektor ekonmomi kreatif unggulan. Langkah ini  melalui kegiatan dengan uji petik terhadap empat unsur/elemen Penilaian Mandiri Kabupaten Kota Kreatif Indonesia (PKM3I).  “DI Jakarta itu banyak usaha kreatif,” kata  Sandi Uno, dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Sabtu (4/9). 

Kemenparekraf/Baparekraf juga menyelenggarakan kegiatan workshop peningkatan inovasi dan kewirausahaan. Kegiatan dilakukan secara luring, di dua lokasi yaitu Hutan Mangrove PIK dan Pullman Hotel, Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×