kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45894,52   -1,37   -0.15%
  • EMAS943.000 -0,21%
  • RD.SAHAM -0.21%
  • RD.CAMPURAN 0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.11%

Simak persyaratan umum untuk daftar bantuan intensif dari Kemenparekraf 2021


Rabu, 09 Juni 2021 / 10:56 WIB
Simak persyaratan umum untuk daftar bantuan intensif dari Kemenparekraf 2021


Penulis: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Kabar baik untuk para pelaku usaha di bidang pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membuka kembali pendaftaran Bantuan Intensif Pemerintah (BIP) tahun 2021. 

BIP yang diberikan terbagi menjadi dua kategori yaitu BIP Reguler dan BIP Jaringan Pengaman Usaha (JPU). 

BIP Reguler tahun 2021 ditujukan untuk pengusaha di bidang aplikasi, game developer, kriya, fesyen, kuliner, film,/video dan animasi, serta sektor pariwisata. 

Dana yang diberikan untuk kategori ini bisa digunakan untuk menambah modal kerja dan/atau investasi aktiva tetap dalam rangka meningkatkan kapasitas usaha dan atau produksi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.

Penerima BIP Reguler bisa mendapatkan bantuan dana hingga maksimal sebesar Rp 200.000.000 per penerima. Pengusaha bidang kuliner, fesyen, dan kriya bisa mendaftar program BIP JPU dari Kemenparekraf.

Baca Juga: BUMN Inalum buka program magang untuk mahasiswa D3 dan S1, berikut persyaratannya

Dana yang diberikan sebesar Rp 20.000.000 per penerima yang bisa digunakan untuk menambah modal kerja dan/atau investasi aktiva tetap dalam rangka dalam rangka membantu keberlangsungan usaha pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya yang terdampak pandemi Covid-19.

Pendaftaran penerimaan BIP dari Kemenparekraf 2021 dibuka sejak 4 Juni hingga 4 Juli 2021. 

Bagi Anda yang membutuhkan tambahan dana terutama untuk modal usaha di bidang pariwisata, berikut ini informasi syarat umum untuk mendaftar BIP Kemenparekraf 2021 dari laman aksespembiayaan.kemenparekraf.go.id.

Syarat umum penerima BIP Reguler Kemenparekraf 2021

1. Pihak yang mendaftarkan badan usahanya adalah Penanggung jawab Badan Usaha.
2. Penanggung jawab badan usaha adalah orang yang secara resmi berhak mewakili badan usaha sesuai dengan Akta dan/atau AD/ART Perusahaan dan adalah Warga 3. 3. Negara Indonesia yang memiliki Kartu Tanda Penduduk.
4. Penanggung jawab Badan Usaha cakap secara hukum:

  • Berusia minimal 18 tahun.
  • Tidak sedang menjalani hukuman.
  • Berjiwa sehat / berakal sehat.

5. Pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang telah berbadan usaha (dengan kepemilikan saham dan entitasnya 100 persen dimiliki Warga Negara Indonesia). Yang dimaksud badan usaha dalam petunjuk teknis Bantuan Insentif Pemerintah ini adalah Badan usaha berbadan hukum antara lain : Perseroan Terbatas (PT), Yayasan, dan Koperasi. dan badan usaha tidak berbadan hukum (khusus untuk badan usaha berbentuk CV).
6. Melampirkan portofolio atau profil usaha berupa foto dan video untuk karya atau produk yang dihasilkan, serta melampirkan tautan video singkat yang berisi penjelasan mengenai lokasi usaha, operasional usaha, kegiatan produksi, dan informasi lainnya, video maksimal berdurasi 5 menit. 
7. Memiliki nama dan tempat kedudukan badan usaha yang tetap yang dibuktikan dengan dokumen terkait
8. Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang terdaftar pada sistem OSS.
9. Memiliki Rekening di Bank Penyalur atas nama badan usaha dengan status aktif (nomor rekening akan diminta saat pengusul lolos menjadi calon penerima).
10. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama Badan Usaha.

Baca Juga: Pahami tata tertib seleksi CASN 2021 ini biar tidak kalah sebelum ikut tes seleksi




TERBARU
Kontan Academy
Panduan Cepat Maximizing Leadership Sukses Presentasi: Presentasi Online Yang Tidak Membosankan Batch 2

[X]
×