kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45936,49   -8,95   -0.95%
  • EMAS1.027.000 -0,19%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Startup Social Commerce Evermos Targetkan 1 Juta Reseller Aktif di 2025


Jumat, 16 Desember 2022 / 18:59 WIB
Startup Social Commerce Evermos Targetkan 1 Juta Reseller Aktif di 2025
ILUSTRASI. Reseller produk busana muslim Evermos


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Startup social commerce Evermos menargetkan ada satu juta reseller aktif di platformnya. Dimana saat ini ada 140.000 reseller aktif tiap bulannya di Evermos.

Ghufron Mustaqim, CEO dan Co-Founder Evermos mengatakan, saat ini sudah ada satu juta pengguna yang mendownload aplikasi Evermos.

"Kita mau ada satu juta reseller aktif di 2025, dan tidak hanya aktif tapi juga benar-benar produktif dan mendapatkan penghasilannya signifikan. Kemudian saat yang sama juga produk-produk brand semakin laris dan semakin maju," kata Ghufron kepada Kontan.co.id, Jumat (16/12).

Hingga pertengahan tahun ini brand yang sudah bergabung dengan Evermos sebanyak 1.000 brand. Total brand tersebut terdiri dari fashion, herbal, perlengkapan ibadah hingga perlengkapan rumah tangga.

Ghufron menjelaskan, Evermos tak hanya membantu brand dari sisi penjualan, tapi juga value chain.

"Sekarang seribu, harapannya 2 tahun hingga 3 tahun ke depan bisa 3.000 atau 5.000 brand yang bisa kami support," imbuhnya.

Baca Juga: Akselerasikan Banyak UMKM Go Digital, Telkomsel Dukung Perhelatan Pahlawan Digital

Ia mengatakan, reseller yang bergabung dengan Evermos ada yang bisa menerima ribuan order per bulan.

Adapun di tengah ancaman resesi tahun depan justru dipandang sebagai peluang bagi Evermos. Pasalnya ketika resesi pasti banyak orang yang ingin mendapatkan tambahan penghasilan melalui wirausaha.

Maka hal tersebut menjadi potensi bagi Evermos untuk menggandeng masyarakat yang ingin berwirausaha di tengah ancaman resesi.

"Kita bisa mengajak mereka jadi reseller Evermos. Ini adalah peluang yang bagus tapi fokus kita adalah bagaimana bisa mendampingi UMKM supaya maksimal. Jadi krisis ini melahirkan peluang buat Evermos dan pihak-pihak yang kita bantu," ujarnya.

Mengenai pendanaan Ghufron belum ingin banyak memberikan bocoran. Ia berharap agar Evermos dapat segera memperoleh suntikan pendanaan selanjutnya.

Sebagai informasi platform social commerce Evermos meraih pendanaan Seri B lebih dari US$ 30 juta atau setara dengan Rp 426 miliar (dengan asumsi kurs Rp 14.200) pada tahun lalu.

Didirikan pada November 2018, Evermos merupakan wadah bagi para reseller-nya untuk menjual produk mereka ke konsumen melalui WhatsApp atau platform media sosial lain. Evermos akan membantu para reseller dalam mengelola inventori, logistik, customer support, dan teknologi agar dapat menjalankan bisnis tanpa modal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×