Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.205
  • SUN90,77 -0,26%
  • EMAS623.158 -0,48%

Tanpa penyedap, timbang bisnis Bison

Minggu, 05 Agustus 2018 / 10:05 WIB

Tanpa penyedap, timbang bisnis Bison



KONTAN.CO.ID - Bisnis kuliner masih menjadi tumpuan bagi para pebisnis. Lihat saja ragam tawaran kemitraan terus bermunculan setiap saat. Ini adalah cara yang paling efektif untuk bisa mempercepat ekspansi bisnis.

Inilah yang dilakoni Wilson Bison, pemilik Bison Cafe yang mulai menawarkan kerjasama kemitraan sejak awal tahun ini. Sejauh ini, baru ada satu gerai yang dalam proses operasional di Cirebon. " Saya cukup selektif mencari mitra karena ingin usaha dapat terus berjalan," katanya pada KONTAN.

Kerjasama ini dibuka pasca setahun menjalankan gerai pribadinya yang berada di Cilandak Town Square Jakarta Barat dan Cilandak, Jakarta Selatan.

Restoran ini menawarkan ragam menu makanan tanpa menggunakan minyak dan MSG. Ada tujuh varian makanan yang tersaji yang terbagi dalam chinese food, japanese food, dan masakan Indonesia. Uniknya, menu yang paling disukai adalah nasi goreng lantaran cara masaknya sama sekali tidak memakai minyak.

Varian menu tersebut ia banderol dengan harga Rp Rp 10.000 sampai Rp 45.000 per porsi. Bisa ditebak bila pasar yang disasar adalah kalangan menengah.

Tertarik dengan usaha ini? Bison Cafe menawarkan kemitraan dengan investasi Rp 100 juta.  Dengan nilai investasi tersebut, mitra bisa mendapat ragam fasilitas. Salah satunya pendampingan selama satu bulan.

Menurut Bison, pendampingan akan membantu  mitra menjalankan bisnis saat pembukaan gerai serta bisa mengawasi dan memberi contoh ke para karyawan.

Yang menarik, Bison Cafe menawarkan tiga sistem kerjasama. Yaitu sistem syariah dengan bagi hasil usaha sama besar, biaya manajemen dengan nilai tetap, dan royalti sebesar 5% dari omzet. Tapi mitra wajib mengambil bumbu dari pusat untuk menjaga kualitas rasa.

Berdasarkan perhitungannya,  waktu balik modal mitra sekitar satu tahun. Dengan catatan, total penjualan per hari mencapai Rp 3 juta sampai Rp 5 juta. Setelah dikurangi biaya belanja dan operasional, porsi keuntungan bersih yang bisa dikantongi mitra sekitar 35%-45% dari total omzet saban bulannya.

Supaya lebih banyak mitra yang tertarik, Bison gencar berpromosi, terutama via  Instagram.

Konsultan usaha, Djoko Kurniawan, menilai potensi bisnis kafe restoran masih ada. Asalkan pebisnis sudah menetukan segmen pasar yang dituju untuk mempermudah menjaring pasar.  

Saat mitra mulai bertambah, ia mewanti-wanti ke pebisnis untuk memperhatikan standar pelayanan yang ada. Mulai dari kualitas masakan hingga layanan. Perlu kiat mystery guest supaya bisa mengetahui kinerja dari usaha mitra.    

Bison Cafe
Jl Pluit Karang Utara Blok A5 No 33, Jakarta Utara
HP.  087781107588

Reporter: Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

WARALABA

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0594 || diagnostic_web = 0.6984

Close [X]
×