Reporter: Revi Yohana | Editor: Dupla Kartini
JAKARTA. Minuman cincau semakin diminati di masyarakat. Selain dijadikan bahan campuran minuman lain, cincau juga tetap nikmat disajikan tanpa campuran. Salah satu pemain yang juga terjun di usaha ini adalah Akhirul Abdillah yang mengusung brand Es Cincau Hijau Unibest di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Unibest berdiri pada Mei 2013 dan langsung menawarkan kemitraan. Saat ini gerai Es Cincau Hijau Unibest sudah ada dua yang berlokasi di Balikpapan. "Saat ini kan kebanyakan yang menawarkan cincau hitam, kami bahan dasar minumannya dari cincau hijau," kata Akhirul.
Akhirul mengklaim, cincau hijau memiliki rasa lebih segar dan memberikan dampak kesehatan lebih baik dibandingkan cincau hitam. Unibest menawarkan es cincau hijau dengan tiga pilihan pemanis, yakni dengan gula putih cair, sirup merah dan gula merah. Dengan adanya tiga jenis pemanis tersebut, kata Akhirul, konsumen mempunyai pilihan varian rasa.
Jika Anda berminat, ada baiknya mencermati tawaran kemitraan Unibest. Ada dua jenis paket yang ditawarkan, yakni paket premium dengan harga Rp 5,15 juta dan paket platinum dengan harga Rp 6 juta. Kedua paket mendapat fasilitas peralatan yang sama, yakni rombong, bahan baku awal, dan pelatihan karyawan. "Bedanya cuma di jenis rombongnya saja," ujar Akhirul.
Untuk paket premium, rombong yang diberikan adalah rombong bongkar pasang (portable). Sementara, untuk paket platinum, rombongnya merupakan rombong paten (stand).
Akhirul menargetkan, mitranya bisa menjual sebanyak 50 hingga 60 gelas es cincau hijau dengan harga berkisar Rp 5.000 hingga Rp 6.000 per gelas. Dengan penjualan sebanyak itu, omzet bulanan diharapkan mencapai kisaran Rp 7,5 juta juta hingga Rp 10 juta. Adapaun laba bersihnya sekitar 30% dari omzet.
Ia menargetkan, mitra bisa balik modal dalam rentang waktu sekitar tiga bulan. Dalam kerjasama ini, mitra tidak dikenakan pungutan biaya bulanan seperti royalti fee atau sejenisnya. Namun, mitra usaha diwajibkan membeli bahan baku cincau hijau dari pusat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













