kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45885,11   -10,08   -1.13%
  • EMAS940.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.48%
  • RD.CAMPURAN -0.12%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.04%

Bangga Buatan Indonesia: Teknologi kecerdasan Widya Robotics menembus pasar regional


Rabu, 07 April 2021 / 04:34 WIB
Bangga Buatan Indonesia: Teknologi kecerdasan Widya Robotics menembus pasar regional
Produk pendeteksi material truk dari Widya Robotics


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selama pandemi korona (Covid-19), salah satu usaha yang bisa bertahan adalah yang menyediakan teknologi digital, seperti artificial intelligence (AI) alias teknologi kecerdasan buatan.

Ciri teknologi digital yang tidak perlu lagi dilakukan secara konvensional atau istilahnya nirsentuh menjadi keunggulan tersendiri teknologi ini di tengah pandemi korona yang mengharuskan segala hal tidak saling berkontak fisik.

Malah tidak sedikit pebisnis yang bisa tumbuh selama pandemi Covid-19 berlangsung. Salah satunya adalah Widya Robotics, start up asal Yogyakarta yang mengkhususkan diri pada layanan teknologi kecerdasan buatan.

Widya Robotics berdiri tahun 2018. Menurut Alwy Herfian Satriatama, Co-founder dan CEO Widya Robotics, perusahaan ini menawarkan salah satu unggulan produk kecerdasan buatan  bernama Widya Load Scanner. Ini adalah produk kamera dengan kemampuan vision intelligence (VI).

Alat itu bisa mendeteksi suatu objek, seperti kemampuannya untuk mendeteksi penyakit pada tanaman. Fungsi berikutnya adalah bagi pengawasan karyawan yang memakai alat pelindung diri (APD) dan mana yang tidak, hingga untuk keperluan usaha konstruksi, yakni untuk  menghitung kebutuhan material proyek.

Bangga Buatan Indonesia Jagoan Lokal Joglo Semar

Khusus untuk keperluan usaha konstruksi, Alwy mengklaim bahwa penggunaan kamera pendeteksi dari Widya Robotics ini bisa menghitung secara cepat dan akurat jumlah penggunaan material konstruksi. Misalnya, kebutuhan pasir dan material lain.

Jadi, dengan alat pendeteksi Widya Load Scanner, para pengguna bisa mengukur volume truk material dengan cepat, hanya dalam waktu dua menit saja. Truk pengangkut hanya perlu melewati alat pendeteksi tersebut.

Sebagai pembanding, penghitungan volume material di truk secara  konvensional bisa memakan waktu tiga kali lipat lebih lama. Dalam sehari, Widya Load Scanner bisa menghitung hingga 100 truk material.

"Proses perhitungan akan lebih cepat dan praktis daripada perhitungan konvensional. Akurasi pembacaan data volume material hingga 98%. Selain itu Widya Load Scanner juga bersifat real time," ungkap Alwy kepada KONTAN.

Hasilnya, Widya Load Scanner sudah dipakai di salah satu perusahaan pelat merah dan satu perusahaan di Yangon Myanmar.

Jagoan Lokal - Joglo Semar: Liputan Bangga Buatan Indonesia merupakan liputan bersama KONTAN, KOMPAS, Kompas.com dan Kompas TV untuk mendukung kemajuan UMKM Indonesia.

Selanjutnya:




TERBARU

[X]
×