kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Tingkatkan Daya Saing UMKM di Ajang Indonesia Hijabfest Ramadan 2025


Selasa, 25 Maret 2025 / 19:10 WIB
Indonesia Hijabfest Ramadan 2025, pameran fesyen muslim terbesar di Indonesia, yang berlangsung pada 20-23 Maret 2025 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung.  


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo terus memperkuat dukungannya terhadap usaha mikro dan kecil (UMK) binaannya dalam meningkatkan daya saing dan memperluas pasar. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memfasilitasi lima UMK untuk berpartisipasi dalam Indonesia Hijabfest Ramadan 2025, pameran fesyen muslim terbesar di Indonesia, yang berlangsung pada 20-23 Maret 2025 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung.

Partisipasi dalam pameran ini memberikan dampak positif bagi pengembangan bisnis UMK binaan Pelindo. 

Lima UMK yang berpartisipasi, yaitu Marra Indonesia, Netally, Renata, Javabia, dan Keiz Hijab, mencatatkan total omzet sebesar Rp 324 juta dengan lebih dari seribu unit produk terjual selama empat hari pameran. 

Pencapaian ini menunjukkan bahwa produk UMK binaan Pelindo memiliki daya saing tinggi di pasar fesyen muslim nasional.

Departemen Head Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo, Febrianto Zenny, menegaskan bahwa Pelindo berkomitmen untuk mendukung UMK dalam pengembangan bisnis mereka. Program yang dijalankan tidak hanya mencakup bantuan finansial, tetapi juga pelatihan, pendampingan, serta akses pasar. 

"Partisipasi dalam Hijabfest ini merupakan bagian dari Program Prioritas Pengembangan Ekonomi dan UMK, serta komitmen Pelindo dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan," ujarnya dalam siaran pers, Selasa (25/3).

Keikutsertaan dalam ajang ini juga membuka peluang kemitraan dengan distributor dan pelaku industri fesyen muslim nasional. Produk seperti hijab premium, pakaian muslim modern, serta aksesori modest fashion mendapatkan perhatian besar dari pengunjung dan calon mitra bisnis.

Manager UMK Program TJSL Pelindo, Annisa Karimah, menambahkan bahwa Pelindo tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga membekali UMK dengan strategi bisnis yang matang. "Kami membantu mereka dalam aspek branding, digital marketing, dan inovasi produk agar lebih kompetitif di industri fesyen muslim yang terus berkembang," katanya.

Indonesia Hijabfest Ramadan 2025 tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga memberikan peluang strategis bagi pelaku UMK untuk memperluas jaringan bisnis mereka. Rangkaian acara seperti talkshow, diskusi bisnis, dan sesi coaching dengan pakar fesyen muslim memberikan wawasan baru agar UMK mampu meningkatkan daya saing dan ekspansi pasar.

Ke depan, Pelindo menargetkan lebih banyak UMK binaan yang dapat mengikuti ajang serupa, baik di tingkat nasional maupun internasional. "Kami ingin UMK tidak hanya sukses di dalam negeri, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor, terutama di negara-negara dengan populasi muslim besar," tambah Annisa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×