kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.862
  • SUN91,55 0,32%
  • EMAS608.023 -0,50%

UMKM kian mudah menjangkau pinjaman modal

Sabtu, 18 Agustus 2018 / 16:05 WIB

UMKM kian mudah menjangkau pinjaman modal



KONTAN.CO.ID - Sebagai respon persoalan permodalan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero yang sejak awal menggarap bisnis pinjaman (kredit) modal kepada pelaku UMKM mengemas dua produk, yaitu Unit Layanan Modal Mikro (UlaMM) dan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Direktur Utama, Arief Mulyadi mengatakan, pemberian kredit modal ini berbeda dengan kredit modal usaha KUR yang juga tengah digencarkan oleh sejumlah bank BUMN. Ia menjelaskan kedua produk tersebut, baik ULaMM maupun Mekaar menyasar pelaku UMKM yang belum terjamah akses perbankan. “Kami terjun ke lapangan langsung untuk mencari nasabah,” terang Arief.

Ia menekankan jika calon nasabah tidak perlu harus memiliki usaha lebih dulu saat mengajukan kredit. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam sektor wirausaha.

Produk UlaMM dan Mekaar tentu memiliki perbedaan. Mekaar hanya ditujukan bagi para ibu rumah tangga produktif yang kondisi ekonomi keluarganya tergolong pra-sejahtera. “Khusus Mekaar, kami berikan bagi ibu-ibu yang rentan miskin. Kenapa pilih ibu-ibu, karena kami yakin kalau wanita bisa berdaya, keluarganya bisa lebih sejahtera,” ujar Arief.

Plafon bantuan kredit modal Mekaar sebesar Rp 2 juta-Rp 5 juta per nasabah. Tentu nominal ini berbeda dengan produk ULaMM yang plafon kredit modalnya mencapai Rp 25 juta sampai Rp 500 juta. Kapasitas usaha yang dimiliki nasabah Mekaar dan ULaMM tentu berbeda juga.

Arief mengatakan, kredit modal tersebut akan diberikan secara bertahap. Tim PNM akan terjun langsung memonitoring perkembangan usaha tiap nasabah lewat kelompok-kelompok kecilnya. Jika dengan nominal pinjaman tertentu, nasabah tersebut mampu membayar cicilannya secara disiplin, selanjutnya nominal pinjaman berpeluang meningkat.   

Santi Maryuni (41), salah satu nasabah Mekaar asal Desa Pakemtegal, kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, DIY tertarik menerima kredit modal ini karena diajak oleh tetangganya. “Awalnya kami dikumpulkan di satu rumah, karena kebetulan tetanggaan dan rumahnya di sekitar sini semua. Setelah kumpul, kami dijelaskan soal pinjaman dari PNM ini, syaratnya apa saja. Istilahnya kami kayak sekolah lagi lah,” ungkapnya.

Pinjaman pertama yang diajukan Santi untuk usaha kateringnya sekitar Rp 1 juta. Seiring berkembangnya kapasitas usaha kateringya, ia pun mulai meningkatkan pinjaman tersebut. Kini, plafon pinjaman modal yang diterima Santi sudah mencapai Rp 2,5 juta.

“Saya buka katering kecil-kecilan saja, biasanya untuk acara di sekolah-sekolah atau kalau ada hajatan di sekitar sini. Hasilnya lumayan banget untuk nambah-nambah uang belanja,” tutur Santi saat ditemui KONTAN di rumahnya, pekan lalu.        


Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0013 || diagnostic_api_kanan = 0.0747 || diagnostic_web = 1.5242

Close [X]
×