kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.864
  • SUN91,55 0,32%
  • EMAS608.023 -0,50%

Unik dan menggemaskan, lolipop edible priting banyak jadi buruan

Minggu, 09 September 2018 / 05:30 WIB

Unik dan menggemaskan, lolipop edible priting banyak jadi buruan



KONTAN.CO.ID - Lolipop, identik dengan permen atau coklat yang berbentuk bundar dengan setangkai pegangan di bagian bawah. Jajajan berasa manis  ini sangat disukai semua kalangan.

Banyak diminati konsumen, mendorong kreasi lolipop terus berkembang. Belakangan yang ramai dibicarakan adalah lolipop bundar dengan gambar cetak  foto atau karakter tokoh yang disukai.

Meski nampak seperti stiker, print gambar tersebut aman dikonsumsi karena menggunakan tinta dan mesin khusus. Tidak diperlukan media kertas atau plastik untuk membuat gambar tersebut menempel pada lolipop.

Cukup masukkan lolipop berbentuk bundar dan mesin akan langsung mencetak gambar diatasnya.
Matinus Kurniawan, pemilik Villa Bakery Solo mengatakan lolipop edible printing ini memang sedang naik daun. Asal tahu saja, dia mulai membuat produk ini sejak setahun lalu.

Kebanyakan para orang tua memesan makanan manis ini untuk keperluan ulang tahun anak. Biasanya, mereka meminta lolipop dengan foto si anak atau karakter animasi kesukaan sang anak.

Laki-laki berusia 38 tahun ini bisa menerima pesanan ratusan lolipop print custom saban bulannya. Dia dibantu dua orang karyawan untuk memenuhi seluruh pesanan konsumen.

Untuk harganya, dibandrol mulai dari Rp 3.500 sampai Rp 15.000 per tangkai, tergantung dengan ukurannya. Sayangnya, dia enggan mengungkapkan keuntungan yang dikantonginya.

Memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan Facebook serta berbagai marketplace sebagai tempat berjualan, membuat jangkauan pasarnya cukup luas. Tdak hanya di dari dalam Pulau Jawa, tapi juga sampai Palangkaraya, Makassar, Bali, Palembang, Lampung, dan daerah lainnya.

Sita Jatmiko, pemilik Kakaoku Cokelat asal Yogyakarta menjelaskan, produk ini sudah naik daun dan dikenal sejak tiga tahun lalu. Saat ini pun masih bisa terus diburu karena banyak penggemarnya.  

Berbeda dari Matius, produk lolipop milik Sita dibuat dari cokelat sehingga dia membutuhkan kertas khusus untuk mencetak gambar dari mesin.

Meski seluruh bahan cetak dibuat khusus untuk makanan dan aman, Sita mengaku tidak sulit mendapatkan bahan bakunya. Seluruh kebutuhannya di ambil dari para pemasok yang berada di Semarang dan Jakarta.
Lainnya, lolipop edible printing buatannya tidak hanya diburu oleh konsumen perorangan tapi juga korporat. "Banyak yang pesan dari korporat sebagai suvenir untuk pelanggan atau acara kantor lainnya," katanya pada KONTAN.

Untuk harganya dibandrol cukup bersahabat yaitu mulai dari Rp 3.300 sampai Rp 7.500 per tangkai. Dalam sebulan total produksinya mencapai ratusan tangkai. Untuk memenuhi seluruh permintaan dia dibantu satu orang karyawan.          


Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0016 || diagnostic_api_kanan = 0.0612 || diagnostic_web = 0.3921

Close [X]
×