| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.405
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS601.968 -0,67%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Resep jadul luruskan jalan Umi menjadi pengusaha

Sabtu, 14 April 2018 / 06:05 WIB

Resep jadul luruskan jalan Umi menjadi pengusaha

KONTAN.CO.ID - Hobi menjajal resep kuno asal Belanda yang dilakoni Umi Kulsum berbuah manis. Ia berhasil mewujudkan angannya punya usaha sendiri pada 2013. Umi yang akrab dipanggil Eden ini menyajikan putu belanda Smakelijk di gerainya, Eden Bakery & Cake.  

Eden sengaja memilih putu Belanda sebagai produk utama karena ingin membawa kembali kenangan jaman penjajahan. Asal tahu saja, kue ini menjadi teman minum teh pada sore hari.

Kini putu belanda buatannya juga diburu sebagai buah tangan. Bahkan, banyak wisatawan asing asal Dubai, Malaysia dan negara lainnya yang membawa putu ini menjadi oleh-oleh.

Selain itu, Eden juga kerap mendapatkan pesanan khusus dari pemerintah kota. Putu Smakelijk menjadi kado bagi tamu yang berkunjung. Demikian pula, saat Pemkot Surabaya menggelar acara. Eden pun memanen rezeki.   

Tidak hanya menyajikan putu belanda dengan resep otentik, Eden juga berinovasi dengan dua varian baru, yaitu putu belanda red valvet dan semanggi. Selain putu, dia juga menambah penganan baru, yakni lekker belanda alias boeterkoek.   

Dalam sehari, rata-rata produksinya mencapai 100 boks, diluar pesanan khusus konsumen. Bila dikalkulasi, dalam sebulan total produksinya mencapai 3.000 boks.

Eden menjual setiap boks putu belanda Smakelijk Rp 70.000 dan lekker belanda Rp 60.000. Sayang, dia enggan menyebut perolehan omzet gerainya tiap bulan.

Menggunakan resep leluhur tidak menyulitkannya mencari bahan baku. Semua bahan baku Eden dapatkan di pasar lokal. Sedangkan daun semanggi dia dapatkan dari pemasok langganan di Surabaya. Dalam tahap produksi, Eden dibantu oleh dua karyawan tetap dan tiga karyawan harian.

Saat awal memasarkan produknya, perempuan berusia 35 tahun ini rajin mengikuti pameran dan bazaar. Ia juga menitipkan produknya di koperasi kantor-kantor pemerintah. Langkah itu sekaligus menjadi promosinya. "Saya kenalkan langsung kepada konsumen dengan memberikan tester. Awalnya banyak yang kaget, tapi akhirnya mereka suka dan justru repeat order," katanya.       


Reporter: Tri Sulistiowati
Editor: Johana K.

0

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.1050 || diagnostic_web = 0.8409

Close [X]
×